RUPS-LB BRK 2015

Pemkab Meranti Usulkan Kedai Desa Bank Riau

Redaksi Redaksi
Pemkab Meranti Usulkan Kedai Desa Bank Riau
hms/mrt/for riaueditor.com
Bupati Irwan menandatangani mou dengan Badan Pengawas Pembangunan dan Keuangan (BPKP) Perwakilan Riau yang disaksikan Plt Gubri Arsyadjualiandi Rachman untuk memberikan pengetahuan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemerinta
BATAM, Riaueditor.com Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengusulkan agar Bank Riau Kepri membangun gerai desa di seluruh desa-desa di Kepulauan Meranti. Usulan tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Riau Kepri di Hotel Harmoni, Rabu (22/4).

"Gerai desain ini bisa untuk kas atau simpan-pinjam. Ini sangat mudah dilakukan karena tidak perlu izin dari pusat tapi cukup kebijakan cabang. Tadi Pak Gubernur sudah respon," ujar Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir melalui Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Bambang Hermanto usai mengikuti pembukaan rapat tersebut.

Menurutnya, usulan tersebut dilandasi kesulitan masyarakat pedesaan dalam mendapatkan akses modal dan menyimpan uangnya. Terlebih saat ini baru ada satu cabang Bank Riau Kepri dengan dua cabang pembantu di Kepulauan Meranti. Dengan kehadiran gerai tersebut diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah khususnya usaha kecil dan menengah.

" Kita ingin memberikan dorongan bagi pertumbuhan usaha kecil dan menengah di desa-desa. Kita ingin mensingkronkan dengan program satu desa satu produk. Terlebih saat ini produk-produk dari sagu mulai berkembang. Gerai Bank Riau ini kita harap memberikan kemudahan bagi masyarakat mendapatkan pinjaman modal usaha tersebut serta memberikan informasi produk perbankan lainnya," urai Bambang.

Dalam RUPS itu, Bambang mengatakan Kepulauan Meranti mendapatkan laba tahun 2014 sebesar Rp10,375 miliar dari jumlah penyertaan modal sebesar Rp 40 miliar. Jumlah tersebut merupakan bagian dari 60 persen keuntungan yang dibagikan kepada para pemegang saham.

"Hasil kesepakatan pemegang saham 60 persen keuntungan dibagikan kepemegang saham," singkat Bambang.

Dia menambahkan, untuk tahun 2015 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menambah penyertaan modal di Bank Riau Kepri menjadi Rp 50 miliar. "Namun kita masih menunggu persetujuan dan pengesahan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," tutupnya. (hms)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini