Home  / Sport
Mencari Bibit, 30 Peserta Ikuti Pelatsar Tembak Reaksi IPSC
Minggu, 13 Mei 2018 | 13:04:57
eza/riaueditor.com
PEKANBARU, riaueditor.com - Sebanyak 30 peserta ikuti Pelatihan Dasar (Pelatsar) Tembak Reaksi IPSC Angkatan I yang dilaksanakan 12-13 Mei 2018 di Lapangan Tembak M Rais Yonko 462 Paskhas Pekanbaru. Pelatsar yang dilaksanakan oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbakin Riau Bidang Tembak Reaksi itu dibuka oleh Ketua Umum Perbakin Riau Deddy Handoko yang diwakili oleh Kabid Tembak Reaksi Kombes Pol Pitoyo Agung Yuwono SIK MHum.

"Atas nama Pengprov Perbakin saya sangat berterima kasih kepada panitia yang telah sukses menggelar Pelatsar Tembak Reaksi ini dan Ketua Umum Perbakin Riau mendukung penuh kegiatan ini," ujar Pitoyo

Tembak Reaksi jelas Pitoyo adalah cabang baru di Riau dan harus melaksanakan Pelatsar. "Atas dasar itulah kita lakukan Pelatsar dan ini merupakan Pelatsar IPSC pertama dilaksanakan di Riau," ucap Pitoyo.

Ia memiliki harapn besar dengan Pelatsar pertama ini akan  lahir atlet tembak reaksi.

"Saat ini kita baru memiliki 3 atlet tembak reaksi yakni Lettu Agus, Rudi dan Syahril," ungkap Pitoyo.

Sementara itu Ketua Panitia Letkol Pas M Arif Zainuddin menyampaikan, Pelatsar tembak reaksi pertama ini diikuti sekitar 30 peserta."Sebanyak 30 peserta itu diantaranya 2 TNI dan 7 Polri sisanya sipil," ujar Arif.

Oleh karena itu Arif Zainuddin minta kepada seluruh peserta agar mengikutinya dengan serius.

"Untuk hari ini kita teori di Hotel Batiqa dan besok kita praktek di Lapangan Tembak Batalyon Paskhas 462 Pekanbaru," ucap Arif Zainuddin.

Salah satu peserta yang mengikuti Pelatsar yakni Roni Amriel mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan yang pertama dilaksanakan di Riau. Ini adalah bentuk keseriusan Perbankin Provinsi terutana ketua Panitia.

"Beliau persiapkan pertama di Riau lapangan tembak reaksi 12 stage ini sedang berjalan sekarang. Ini implikasi nya sangat besar terhadap provinsi riau terutama kota pekanbaru. Pertama dari segi olahraga, prestasi, harapan kita lahir atlit atlit penembak dari riau yabg aktif kedepan membawa nama besar riau dikancah nasional maupun regional. Dasarnya harya memiliki sertifikasi IPSC. Makanya dibuat pelatihan hari ini," ungkap Roni yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Pekanbaru.

Roni kembali menambahkan ada implikasi lainnya dengan adanya adanya lapangan tembak reaksi dikota Pekanbaru, yakni berdampak juga wisata. Apalagi nanti jika ada pertandingan level 2, level 3 dan yang lebih tinggi dimana pesertanya dari tingkat internasional.

"Ini berdampak juga ke ekonomi dan pariwisata di Riau dan kota Pekanbaru khususnya. Tinggal lagi kita mohon perhatian dari Pemprov Riau terhadap keberadaan IPSC dikota Pekanbaru. Agar sama-sama ada dukungan dan perhatian. Karena olahraga ini juga harus mendapatkan perhatian serius baik dari Pemerintah kota dan Pemerintah Provinsi," harapnya. (eza)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Cerita di Balik Video Viral Polisi Tembak Pemuda yang Sudah Minta Ampun
Wartawan Tewas Ditembak Saat Siaran Langsung
Baku Tembak di Mimika, TNI akan Bangun Pos Keamanan
Unit Reaksi Cepat Laut Bakamla RI Menjadi Sorotan Inggris
Kak Seto Geram Oknum Polisi Tembak Bocah 14 Tahun Diduga Mencuri

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad