Home  / Sport
Berbalas Gol, Timnas U-23 Takluk dari Suriah
Kamis, 16 November 2017 | 19:55:48
(Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
Suporter Timnas Indonesia di Malaysia
Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 harus mengakui keunggulan Suriah U-23 dalam laga bertajuk persahabatan. Berlaga di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kab. Bekasi, Kamis (16/11/2017), Indonesia takluk dengan skor tipis 2-3. 

Dua gol bagi skuat "Garuda Muda" dilesakkan oleh Septian David Maulana pada menit ke-35 dan Osvaldo Haay (44’). Sedangkan, tiga gol Suriah dicetak oleh Moumen Naji (30’ dan 43’) dan Abd Al Rahman Barakat (52’).

Tampil di hadapan tribun-tribun lengang, Indonesia berani meladeni permainan terbuka Suriah. Kesempatan perdana datang ketika laga baru berusia dua menit. 
Evan Dimas yang menguasai bola memberikan umpan kepada Osvaldo Haay. Mendapat ruang tembak, penggawa Persipura Jayapura ini menersukannya dengan sepakan keras dari luar kotak penalti. Tetapi, bola masih melambung jauh dari mistar gawang lawan. 

Suriah lebih banyak menguasai bola. Permainan rapat dengan mengandalkan bola dari kaki ke kaki menjadi kekuatan mereka. Sementara, tuan rumah lebih terlihat mengandalkan serangan balik. 

Beberapa kali gawang Satria Tama terancam, tetapi hingga memasuki 20 menit pertama, tak ada tembakan ke gawang. Indonesia yang mengandalkan dua sisi sayapnya dari Febri Hariyadi dan Osvaldo beberapa kali cukup merepotkan pertahanan lawan. 

Pada menit ke-24, peluang emas datang bagi Timnas U-23. Berawal dari akselerasi Febri di sisi kanan pertahanan Suriah, bola kemudian dilepaskan ke tengah kotak penalti. Di sana sudah berlari Osvaldo dari belakang dan menyambutnya dengan tandukan. Sayang sekali, bola masih meninggi tipis dari tiang gawang lawan. 

Selang enam menit, serangan Suriah akhirnya menemui sasaran. Tendangan keras dari luar kotak penalti tak mampu ditangkap dengan sempurna oleh Satria Tama. Bola pun terlepas dan langsung disambar oleh Moumen Naji.

Timnas U-23 harus kehilangan Rezaldi Hehanusa menyusul cedera yang dialaminya pada menit ke-31. Luis Milla lantas memasukkan Bagas Adi dan memasangnya sebagai duet Hansamu Yama. Sementara, Ricky Fajrin digeser ke sayap kiri.

Permainan terbuka diperlihatkan Indonesia usai kecolongan gol. Hasilnya pun konkret. Lima menit dari gol lawan, mereka mampu menyamakan kedudukan. 

Ilham Udin yang melakukan permainan satu-dua dengan Osvaldo, berhasil merangsek hingga kotak penalti. Kiriman umpan silangnya sempat mengenai kaki pemain lawan tetapi jatuh tepat di hadapan Septian David Maulana. Tanpa ampun, gelandang Mitra Kukar itu melepaskan sepakan voli dari jarak dekat tanpa bisa dihalau kiper lawan. 

Kedudukan 1-1 semakin membuat laga ramai. Suriah yang sejak awal mampu memberikan tekanan bagi pertahanan tuan rumah, kembali meraih keunggulan pada menit ke-43. Berawal dari pelanggaran di tepi kotak penalti, Naji mengeksekusi tendangan bebas dengan menaruh bola ke pojok kanan gawang Satria Tama. 

Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan satu menit. Osvaldo yang sempat menyia-nyiakan kesempatan emas membayarnya dengan lunas. Proses gol penyeimbang keadaan ini lahir dari kreasi Febri yang mengirimkan umpan ke tiang jauh yang ditanduk oleh Osvaldo ke tiang dekat. 

Memasuki babak kedua, Suriah melakukan dua pergantian pemain sekaligus. Sementara, Indonesia masih mempertahankan komposisi babak pertama.

Baru tujuh menit berjalan, Suriah kembali mampu meraih keunggulan. Berawal dari serangan di sisi kiri pertahanan Indonesia, bola silang disambut dengan sontekan oleh Abd Al Rahman Barakat di depan gawang. 3-2 untuk Suriah. 

Usai gol ketiga Suriah, permainan Indonesia tampak menurun. Tak terlihat lagi tusukan-tusukan dari kedua sisi sayap layaknya babak pertama. Milla akhirnya memasukkan dua darah segar. Saddil Ramdani masuk menggantikan Febri sementara M. Arfan diberikan debutnya untuk menggantikan Evan Dimas. 

Masuknya kedua pemain tersebut membuat serangan Indonesia sedikit lebihb hidup. Akan tetapi, mereka masih terlihat kesulitan menembus pertahanan lawan. Pada menit ke-74, Egy Maulana Vikri melakoni debut bersama Timnas U-23 dengan menggantikan Septian. Sedangkan, Miftahul Hamdi menggantikan Osvaldo. 

Kesempatan baru datang bagi Indonesia pada detik-detik akhir laga. Dari tendangan bebas, bola dikirimkan ke mulut gawang. Hansamu Yama menyambut dengan tandukannya tetapi masih membentur tubuh dari penjaga gawang lawan. 

Hingga akhir laga, tak ada gol tambahan tercipta. Suriah U-23 akan menjalani laga selanjutnya melawan Timnas Indonesia pada Sabtu (18/11) mendatang.


(kumparan.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
6 Fakta Menarik Jelang Timnas Indonesia vs Guyana
Panglima TNI: Orang-Orang Hebat Mengambil Pelajaran Dari Kekalahan
Luis Milla Tonton Langsung Piala Presiden, Ini Komentarnya
Dikontrak Dua Tahun, Luis Milla Resmi Latih Timnas Indonesia
Panglima TNI Berangkatkan Keluarga Timnas Garuda ke Thailand

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad