Home  / Sosial
Cegah Banjir, Karang Taruna Turunkan Alat Berat di Bambu Kuning
Kamis, 12 April 2018 | 22:12:21
ist.
Karang Taruna Kelurahan Rejosari kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru, Kamis (12/4/2018) pagi, menurunkan alat berat dengan membuat parit dan Kolam Ikan.
PEKANBARU, riaueditor.com - Permasalahan banjir setiap memasuki musim penghujan di RT 05 RW 11 Kelurahan Bambu Kuning, sudah menjadi momok yang menakutkan bagi 50 Kepala Keluarga yang telah mendiami daerah itu selama puluhan tahun.

Guna mencegah banjir tersebut, Karang Taruna Kelurahan Rejosari kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru, Kamis (12/4/2018) pagi, menurunkan alat berat dengan membuat parit dan Kolam Ikan.

Ketua RT 05 RW 11 Kelurahan Bambu Kuning, Yuharniati mengatakan, apabila curah hujan tinggi di kota Pekanbaru, areal pemukiman dan akses Jalan Perkasa V selalu banjir. Salah satu penyebab banjir disebabkan akses pembuangan air tidak lancar dan parit yang ada tidak memadai menampung tonase air yang cukup besar.

Dirinya setiap kali ada musrenbang di kelurahan, selalu berjuang meminta agar akses jalan dan parit di pemukiman warga dapat kiranya menjadi prioritas pembangunan. Karena sudah tidak pantas di tengah kota masih ada akses jalan yang belum diaspal. Sementara gang-gang di kota Pekanbaru, hampir semuanya sudah di semenisasi bahkan di aspal oleh pemerintah kota Pekanbaru.

"Kami sangat beruntung memiliki pemuda pemuda tangguh di kelurahan ini yang tergabung dalam Organisasi Karang Taruna Rejosari yang diketuai Widde Munadir Rosa," ucapnya.

Perlahan namun pasti, ia mengatakan, permasalahan air tergenang di kampung ini berkat Karang Taruna akhirnya teratasi meski belum 100 persen.

Ini merupakan andil Karang Taruna bekerjasama dengan pengusaha muda William Adersen Napitupulu SE yang juga merupakan pengurus partai dari Hanura untuk mendatangkan alat berat membuat parit yang jaraknya hampir 400 meter tanpa sepeser uangpun dari warga.

Berkat galian parit menggunakan alat berat tersebut, warga sangat berterima kasih dimana pada saat alat berat masuk air masih menggenangi akses jalan semata kali.

"Setelah selesai penggalian parit Alhamdulillah air yang tadinya di jalan sudah tidak tampak lagi hanya meninggalkan bekas becek aja," akui Iwan Ketua Pemuda RT 05.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kelurahan Rejosari Widde Munadir Rosa, mengatakan permasalahan banjir di kota Pekanbaru. Terutama di wilayah Kecamatan Tenayan Raya, yang terjadi saat ini, disebabkan kurangnya sumur-sumur resapan dan tidak lancarnya air yang disebabkan tonase air yang banyak tidak berimbang dengan volume parit yang ada sehingga menyebabkan banjir.

Menyikapi permasalahan banjir yang selalu melanda di RT 05 RW 11 Kelurahan Bambu Kuning, Widde menuturkan, Karang Taruna membuat parit yang cukup panjang menuju sungai sail, dan sumur resapan berupa Kolam ikan dan Kolam Pancing, yang akan digunakan kelompok tani Pemuda Madani berkarya Pekanbaru untuk melakukan usaha budidaya ikan dan pertanian, peternakan dan wisata alam.

Dengan  bertujuan bisa memenuhi kebutuhan konsumsi ikan dan wisata bagi masyarakat kota Pekanbaru di areal 1000 meter.

Karang Taruna sangat berterimakasih kepada donatur, RT, RW, Lurah Bambu Kuning Abdullah dan Camat Tenayan Raya Abdurrahman, pengusaha muda William Adersen Napitupulu SE juga merupakan pengurus partai dari Hanura, rela berkorban memberi bantuan alat berat dengan sewa yang bisa diminimalisir, akhirnya parit warga dan kolam ikan Karang Taruna dapat terwujud.

Sementara, William Adersen Napitupulu SE, mengapresiasi semangat para pemuda disini terutama Karang Taruna yang sungguh luar biasa. Mereka bahkan rela mengerok uang pribadi demi kepentingan masyarakat banyak.

Untuk itu dirinya siap memberikan sumbangan moral dan moril kepada masyarakat demi kepentingan bersama untuk mensejahterakan rakyat.***

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Babinsa Koramil 16/Tapung Hadiri Pelantikan Pengurus Karang Taruna Petapahan
Panglima TNI: Siswa SMA TN Harus Miliki Karakter dan Komitmen Yang Tinggi
Cerita Pengusaha Mualaf Sedekah Nasi Kuning Seharga Rp 3 Ribu
Rektor UI Minta Maaf soal Insiden Kartu Kuning Jokowi
Ini Tanggapan UI Soal Jokowi akan Kirim BEM UI ke Asmat

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad