Home  / Sosial
Polsek Mandau Mediasi Warga Tegar dengan PT Chevron
PT CPI Minta Waktu 3 Bulan Realisasikan Pembangunan Jalan Menuju Tegar
Senin, 27 November 2017 | 21:11:54
JR/oke
Polsek Mandau bersama pihak Kelurahan Pematang Pudu Kecamatan Mandau, Senin (27/11/2017), menjadi mediator antara pihak masyarakat Dusun Tegar Kelurahan Pematang Pudu Kecamatan Mandau dengan pihak Chevron.
DURI, riaueditor.com - Polsek Mandau bersama pihak Kelurahan Pematang Pudu Kecamatan Mandau Senin (27/11/2017), menjadi mediator antara pihak masyarakat Dusun Tegar Kelurahan Pematang Pudu Kecamatan Mandau dengan pihak Chevron.

Kegiatan yang dilaksanakan di kantor Lurah Pematang Pudu tersebut di hadiri Waka Polsek Mandau AKP Munifal, Lurah Pematang Pudu Darus, MSi, perwakilan dari Pemerintah Kecamatan Mandau.

Sementara dari pihak CPI diwakili oleh Rudi Arif  PGPA bersama rekannya serta sekitar 20 orang warga perwakilan dari masyarakat Dusun Tegar.

Menurut Viktor Ginting selaku juru bicara masyarakat  mengatakan sangat mengapresiasi upaya mediasi yang dilakukan oleh pihak Polsek Mandau dan Pemerintah Kelurahan. Sehingga aksi damai yang direncanakan pekan lalu tidak jadi dilakukan.

Menurut Viktor bahwa aksi yang akan dilakukan tersebut meminta pihak Chevron dapat membangun jalan aspal sepanjang 5 kilometer menuju Tegar yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Terutama saat hujan turun.

"Terima kasih kepada pihak Polsek Mandau dan Pemerintah Kelurahan Pematang Pudu,sehingga kami dan pihak Chevron bisa duduk bersama untuk membahas jalan itu," kata Viktor Ginting.

Ditambahkan bahwa hasil pertemuan tersebut bahwa pihak Chevron akan segera melakukan proses permohonan dengan langkah pertama yaitu melakukan survey lapangan hingga akhir Desember mendatang. Selanjutnya diberi waktu dalam 3 bulan berikutnya untuk proses usulan ke tingkat pusat.

"Kita harapkan jawaban pihak Chevron terhadap tuntutan mendapat kepastian untuk direalisasikan. Kita akan menunggu dalam 3 bulan kedepan. Selama 3 bulan ini, kita akan menahan diri untuk tidak melakukan aksi," tegas Viktor.

Akan tetapi lanjut Viktor, jika dalam waktu yang ditentukan belum juga ada realisasi, maka pihaknya tidak  bersama masyarakat sekitar 1000 KK akan melakukan aksi turun ke jalan kembali, guna menuntut realisasi yang dijanjikan PT CPI.

Sementara itu, Perwakilan dari PGPA Chevron Duri Rudi Arif usai pertemuan mengatakan bahwa pada intinya menerima masukan yang disampaikan masyarakat. Bahwa pada bulan Desember ini pihaknya akan melakukan survey bersama pihak teknisi dan masyarakat.

Untuk mengatahui batas milik CPI, selanjutnya 3 bulan berikutnya akan diberi jawaban. Karena semuanya melalui prosedur serta berjalan diatas koridor hukum. Langkah ini merupakan langkah nyata dari pihak Chevron supaya jangan terombang ambing dan sesuai dengan prosedr yang berlaku.

Sementara itu, Waka Polsek Mandau AKP Munifal menyampaikan terima kasih kepada kedua belah pihak, sehingga aspirasi masyarakat Dusun Tegar dapat ditampung oleh pihak PT CPI.     

"Kepada masyarakat kita harapkan dapat menyikapi atas jawaban dari pihak CPI. Selanjutnya diimbau dapat saling membuka komunikasi antara masyarakat dengan perusahaan," harap Waka Polsek Mandau. (Jr)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Korban Banjir Rumbai Mulai Diserang Penyakit, DPRD Tantang Action Dinsos dan Diskes
Enam Tahun Menunggu, Akhirnya Ida Yulita yang Akomodir Semenisasi Perkampungan Warga
Puluhan Warga Sakai Datangi PT Chevron Tuntut Ganti Rugi Tanaman Sawit
Koramil 02/Bukit Kapur Bedah Rumah Warga Tidak Mampu
Dinilai Arogan, Kades Mayang Pongkai Kampar Kiri Tengah Dipolisikan Warga

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad