Home  / Sosial
IKNR Silaturahmi ke Soniwati di Gedung DPRD Riau
Kamis, 9 November 2017 | 18:15:11
fin/riaueditor.com
Soniwati (kanan) saat menerima jajaran pengurus IKNR di ruang Sekretaris Komisi C DPRD Riau.
PEKANBARU, riaueditor.com - Jika tak ada aral melintang, pengurus DPD Ikatan Keluarga Nias (IKNR) Kabupaten Bengkalis akan dilantik pada 10 Desember mendatang. Terkait agenda tersebut IKNR melakukan silaturahmi dengan anggota DPRD Riau, Soniwati Wa’u, Kamis (09/11/17).

“Kedatangan kami kesini untuk bersilaturahmi sekaligus melaporkan kepada ibu bahwa pada 10 Desember mendatang pengurus DPD IKNR Kabupaten Bengkalis akan dikukuhkan. Kami berharap ibu bisa datang dan memberi dukungan atas atas kegiatan tersebut”, ujar Ketua DPP IKNR Sefianus Zai didampingi Ketua DPD Bengkalis yang akan dilantik, Ikhtiarman Zandoto dkk.

Menjawab hal tersebut anggota Komisi C DPRD Riau Soniwati mengatakan, dirinya tak bisa hadir di tanggal tersebut karena ada agenda kedinasan.

“Kalau tanggal 10 Desember saya tak bisa hadir karena dari tanggal 6 sampai 16 Desember saya ada agenda kedinasan. Namun demikian saya siap mendukung kegiatan tersebut. Tolong tinggalkan ke saya nanti nomor rekening pengurus IKNR”, ujar politisi PDIP Riau tersebut.

Di kesempatan itu Soniwati juga sempat bertanya kepada Ikhtiarman Zandoto tentang jumlah warga Nias yang ada di Kabupaten Bengkalis. Oleh Ikhtiarman menjawab ada 800 Kepala Keluarga (KK).

Kemudian oleh anggota DPRD Riau Dapil Siak Pelalawan ini mempertanyakan data 800 KK dimaksud. Entah karena data tersebut belum ada sehingga dijawab Ikhtiarman bahwa sepengetahuannya warga Nias di sekitar Kecamatan Pinggir ada 400 KK, selebihnya mereka yang ada di kebun kebun, ucapnya.

Alhasil, Soniwati pun sedikit menyentil dengan mengatakan, “ berarti jumlah 800 KK itu sebatas prakiraan saja ya”, ujarnya.

Selain soal pendataan, putri Nias yang menjadi orang pertama yang duduk di lembaga DPRD Riau itu,  juga mengkritik Ketua DPP IKNR Sefianus soal organisasi warga Nias yang kini kian menjamur dan  terkesan mengkotak-kotakan. 
 
“Kalau organisasi A hanya ingin terkenal karena soal pengurusan KTP, saya malu. Saya tak habis pikir bagaimana mungkin hanya Kabupaten tertentu di Nias yang mau mengurus identitas kependudukan di Riau. Sementara pemerintah daerah Riau disini sudah sangat respon”, ujar isteri Hendrik Sitompul tersebut.

Soniwati pun berharap, kedepan jangan lagi ada warga Nias yang keluar dari sana sebelum membekali diri dengan surat pindah. Karena identitas kependudukan sangat penting dalam mengurus segala hal, ujar dia sedikit kecewa. (fin)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
FK-IJK Riau Gelar Silaturahmi Sambut Pembina Yang Baru
Danrem 031 Wirabima Ajak Warga Nonton Pemutaran Film G 30 S/PKI
Danrem 031/Wira Bima Silahturahmi Dengan Pemda Rohul
Danrem 031/Wb: Ujaran Kebencian, Narkoba Dan Karhutla Menjadi Tanggung Jawab Kita Bersama Untuk Mengatasinya
Pengurus IKST Imbau Warga Asal Tapung Hadiri SMST 2017

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad