Home  / Senibudpar
2018 Kabupaten Bengkalis Kembali Bangun Fasilitas Objek Pariwisata
Kamis, 8 Februari 2018 | 16:18:47
ist.
Bupati Amril Mukminin saat meninjau pantai Beting Aceh di Rupat Utara.
BENGKALIS, riaueditor.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis gencar mengembangkan objek pariwisata di kabupaten yang berjuluk Negeri Junjungan ini.

Hal ini sebagaimana disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bengkalis, Ir HTS Ilyas MM, melalui Sekretaris Dinas Nurminsyah.

"Pengembangan objek pariwisata tahun 2018 ini dilaksanakan di Kecamatan Rupat Utara dan di Simpang Ayam. Diantaranya kita membangun sarana dan prasarana lapangan olahraga tradisi gasing piring terbang di Desa Simpang Ayam. Kita juga kembali membangun balai peranginan Taman Wisata Prapat tunggal," kata Nurminsyah kepada wartawan, Rabu (7/2).

Di Prapat Tunggal nanti lanjut Nurminsyah juga dilengkapi dengan fasilitas permainan anak-anak. "Membenahi gazebonya, membenahi taman, kemudian membenahi pintu gerbang juga. Ke depan kita berharap Prapat Tunggal tidak seperti saat ini lagi, sudah semakin tertata dengan bagus.  Kita juga mengadakan untuk mencukupi air berwudhu dan buang air kecil, selain itu juga penerangan sehingga malam tidak gelap seperti sekarang ini".

"Kalau untuk Selat Baru, kita cukup antusias untuk mengembangkannya sebagai salah satu objek wisata bahari yang ada di Pulau Bengkalis. Tahun ini kita mulai membenahi eks kebun binatang. Kebun binatang ini tidak kita musnahkan tapi kita pelihara kembali nanti akan banyak diisi unggas. Termasuk juga taman-tamannya. Sebagaimana disampaikan UPT Disparbudpora (Danuri), dalam pengembangan ini tidak bisa berdiri sendiri kita juga butuh bantuan dari masyarakat sekitarnya. Termasuk menjaga dan memeliharanya".

"Kita ingin eks kebun binatang ini kalau ada anak-anak mancing di kolam ikan kemudian kita akan perkenalkan kepada anak kita ini ada binatang yang selama ini jarang mereka lihat misalnya burung unta. Kalau bisa kita masukkan makanya kita perlu dukungan dari dewan, bupati dan semua pihak sehingga itu menjadi objek wisata yang ada di Bengkalis. Membenahi semua yang ada di situ tetap terjaga ke terpelihara," harapnya.

"Sementara di pantai Selat Baru ini, WC ada dua titik di kiri kanannya sudah sangat memadai, kita tidak ingin lagi menjadi hambatan bagi pengunjung. Selain itu kita akan membangun gazebo-gazebonya lagi. Penataan yang jaga warung, kita juga akan revitalisasi pusat cendramata yang ada. Jualan juga kita benahi agar pengunjung tidak kapok karena ada harga makanan minuman yang tidak memadai," katanya.

Di eks kebun binatang saat ini masih ada buaya dan burung elang. "Kalau banyak binatangnya membutuhkan biaya yang besar, harus ada dokter hewan dan lain sebagainya, jadi kita akan berfokus pada burung-burung dan ikan," ujarnya.

Nurminsyah mengaku telah melakukan dialog dengan Kepala Desa Prapat Tunggal.

"Upacara adat Tanjung Jati akan dijadikan ikon Prapat Tunggal. Namun masih tahap dialog dan sebuah keinginan," tutup Nurminsyah.(der)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Domisili Oknum Caleg Penerima RLH Tak Sesuai Fakta Lapangan
Dewan Desak Instansi Terkait Batalkan RLH di Kelurahan Palas
Sudah Empat Gubernur Berganti, Harapan Veteran Dibuatkan Monumen Selalu Kandas
Warga Palas Pertanyakan Pembangunan RLH
Tidak Akan Diskriminatif, HM Wardan Ajak Masyarakat Kerjasama Bangun Daerah

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad