Home  / Profil
5 Fakta Aries Susanti, “Spiderman” Indonesia Juara Panjat Tebing Dunia
Sabtu, 12 Mei 2018 | 19:27:06
(Foto: Youtube)
Aries Susanti
INDONESIA kembali bergaung di muka dunia, kali ini seorang dara nan sederhana berhasil membuat Indonesia Raya menggema di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing, IFSC World Cup 2018, Chongqing, China. Dialah Aries Susanti Rahayu, atlet panjat tebing vertikal sekaligus pemenang pertama kategori Speed Climbing Performa, mengalahkan atlet Rusia, Elena Timofeeva, yang sebelumnya telah menjuarai sejumlah kompetisi serupa.

Sosok perempuan yang masih berusia 23 tahun itu pun langsung menarik perhatian masyarakat Indonesia dan dunia, sebab kemahirannya memanjat dinding vertikal begitu memukau, hingga julukan Spiderman pun jatuh padanya. Tidak cukup sampai di situ saja, sebab masih ada beberapa fakta lainnya mengenai perempuan yang sering disapa Ayu ini, berikut fakta-faktanya yang dirangkum dari berbagai sumber.

Menyukai olahraga sejak SD

Kemampuan olahraga Ayu ternyata sudah diasah sejak ia duduk di bangku sekolah dasar (SD). Mula-mula pada kelas 5 SD Ayu mendalami cabang olahraga lari dan berhasil menjadi juara dibanyak kejuaraan. Sementara untuk panjat tebing sendiri baru ia kenal dan dalami ketika dirinya duduk di bangku SMP kelas 2, tapi sedari itu Ayu sering menjadi pemenang panjat tebing, berlanjut hingga saat ini.

Berasal dari keluarga sederhana

Ayu bukanlah anak dari kedua orangtua yang memiliki jabatan tinggi pada sebuah instansi, tapi bukan berarti tidak bisa berprestasi. Ayu berasal dari keluarga yang bertani. Maryati, ibunya Ayu adalah seorang perempuan yang pernah menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi.  

Membiayai kuliah mandiri

Berasal dari keluarga yang tidak bergelimang harta, membuat Ayu harus membiayai pendidikannya di perguruan tinggi dengan biaya sendiri. Dana untuk membayar uang pendidikan ia kumpulkan dari hasil memenangi kompetisi panjat tebing.

Dijuluki Spiderman

Waktu yang berhasil ditaklukkan Ayu saat mengalahkan Elena di dinding vertikal setinggi 50 kaki adalah 7,51 detik. Uniknya, kecepatan merayap Ayu saat itu yang tanpa cacat sedikitpun membuatnya nampak mirip dengan aksi tokoh fiksi spiderman, sehingga masyarakat pun menjulukinya seperti itu.

Nyaris pecahkan rekor dunia

Rekor waktu tercepat panjat tebing dinding vertikal sebelumnya berhasil ditorehkan oleh Lulina Kaplina asal Rusia dengan waktu 7,46 detik. Sementara, waktu yang berhasil didapatkan Ayu 7,51 detik, dengan selisih waktu yang hanya 0,05 detik itu membuat Ayu nyaris pecahkan rekor dunia tersebut.

(okezone.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Koni Pekanbaru Targetkan Juara Porprov 2021
Pasukan Garuda Indobatt Raih Prestasi Terbaik Kejuaraan Triathlon di Lebanon
Bekuk Ganda China, Kevin-Marcus Juara Jepang Terbuka 2018
Satgas Indobatt Juara Umum Menembak Tingkat UNIFIL di Lebanon
Geser New York, Mayoritas Orang Kaya Kini Ada Di Hong Kong

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad