Home  / Politik
Kontroversi Iklan Jokowi di Bioskop, Ini Kata Istana
Kamis, 13 September 2018 | 13:23:52
Foto Istimewa
JAKARTA - Istana angkat bicara soal soal permintaan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon agar iklan Jokowi di pembukaan bioskop dicopot.

Staf Khusus Presiden Adita Irawati mengatakan iklan tersebut merupakan hasil produksi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), bukan istana kepresidenan.

Menurut Adita, Kominfo memang memiliki kewajiban dalam rangka menyampaikan program-program pemerintah.

"Jadi, itu iklan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. Bukan produksi dari Istana," ujar Adita kepada wartawan, Kamis, (13/09/2018).

Adita menegaskan bahwa iklan tentang pencapaian dan program pemerintah memang perlu disampaikan kepada masyarakat. Adita beralasan, agar pemerintah mengetahui pencapaian dan kinerja pemerintah.

Sehingga dalam iklan itu kata Adita, sama sekali tidak unsur politik atau kampanye yang bermaksud untuk menguntungkan Jokowi yang kembali maju dalam Pilpres 2019 mendatang.

"Dari kacamata Istana, itu adalah komunikasi pembangunan yang memang perlu dilakukan pemerintah agar masyarakat mengetahui hasil-hasil pembangunan," ujar Adita.

"Jelas bukan kampanye," kata Adita.

"Ya silakan saja berpendapat demikian (bentuk kampanye). Yang paling penting kan sudah ada pengawasnya dari Bawaslu," katanya.

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
PSI Heran Disebut Energi Negatif Jokowi
Jadi Tersangka, Ini Kata Habib Bahar bin Smith
Polisi: Penyebar Video Ceramah Habib Bahar Bisa Dikenakan UU ITE
Jelang Kedatangan Jokowi, Bupati Rohil Hadiri Rapat Forkopinda Riau
Habib Bahar bin Smith Terancam 5 Tahun Penjara

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad