Home  / Politik
Amien Rais Sebut Ada Partai Setan, PPP: Sudahlah, Jangan ‘Perkosa’ Agama
Sabtu, 14 April 2018 | 12:18:15
(Foto: Okezone)
Ketum PPP Romahurmuziy
SEMARANG - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy menanggapi ringan pernyataan Ketua Penasihat Persaudaraan Alumni (PA) 212 Amien Rais yang menyebut ada "partai Allah" dan "partai setan". Dia pun menyarankan seorang pemimpin mestinya bijak dalam berucap agar tak memprovokasi masyarakat.

"Yang tahu partai Allah atau bukan itu kan Allah, bukan Amien Rais. Saya kira yang disampaikan Amien Rais itu terlalu simplistik karena yang disebut partai Allah itu asasnya Islam. Jadi, kalau kemudian asasnya bukan Islam, bagaimana bisa disebut partai Allah," terang pria yang akrab disapa Gus Romi itu, Jumat (13/4/2018).

Sebelumnya, Amien Rais menyebut PAN, PKS, dan Gerindra sebagai partai yang membela Allah. Dia juga mengatakan, orang-orang yang anti-Tuhan akan bergabung dengan partai besar yang disebut sebagai partai setan. Meski demikian, tak dijelaskan partai-partai yang dimasksud.

"Yang perlu ditanyakan adalah partai yang disebut tadi berasas Islam atau bukan? Wong asasnya Islam saja belum tentu kemudian dikatakan partai Allah, apalagi yang asasnya bukan Islam," terangnya.

Dia juga mengatakan, partai setan tak ada di Indonesia. Sebab, seluruh rakyat akan dengan sendirinya menolak partai-partai yang tak mengakui adanya Tuhan YME. Untuk itu, dia meminta seorang pemimpin mestinya menjaga ucapan dan perbuatan agar tak memprovokasi masyarakat.

"Sebagai pemimpin semestinya semakin bijak bukan semakin memancing polemik dan provokasi serta agitasi dari massa pemilih di tingkat bawah. Sebab, kalau hal seperti ini ditanggapi oleh massa pemilih di tingkat bawah nanti mereka marah, yang repot adalah yang menyampaikan. Sudahlah jangan memperkosa agama untuk kepentingan politik sesaat, kan kemarin agama dan simbol-simbolnya sudah diperkosa sedemikian rupa selama proses politik yang berjalan belakangan ini," tandasnya.


(okezone.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Soal Ajakan Nahdliyin Pilih Jokowi, Ini Kata Gus Sholah
Terkait DCS, KPU Riau Masih Menunggu Laporan Masyarakat
Pembayaran Kontrak Kerja Pihak Ketiga Baru Dibayarkan 2019
Meneropong Pelalawan di Pemilu 2019
Farhat Abbas: Mahfud Membelokkan Cerita untuk Memecah NU

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad