Home  / Peristiwa
Lokalisasi Maredan Terbakar, Satu Tewas Terpanggang
Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:37:18
riaueditor
Posisi korban saat ditemukan tewas.
PEKANBARU, riaueditor.com - Kebakaran melanda  kawasan Lokalisasi Meredan Kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau, terbakar pada Kamis (18/10/2018) sekitar pukul 05.30 WIB. 

Api menghanguskan dua bangunan rumah yang dijadikan lokalisasi dan satu orang tewas terpanggang dalam peristiwa kebakaran itu. 

Warga sempat berusaha memadamkan kobaran api itu dengan peralatan seadanya. Namun karena kondisi bangunan rumah di lokalisasi itu terbuat dari papan dan berdekatan, membuat api dengan cepat membakar rumah lainnya.

"Identitas korban yang terbakar tersebut belum diketahui, masih dilakukan otopsi. Kondisinya gosong dan tinggal tengkorak," ujar Wakil Kepala Polresta Pekanbaru, AKBP Edy Sumardi Priadinata kepada riaueditor.com.

Edy menyebutkan, posisi korban hangus terbaring dilantai ruang tamu salah satu rumah yang ludes terbakar. Kerugian materil akibat dua unit rumah yang terbuat dari papan tersebut, satu dalam keadaan berisi (pemilik rumah), satu keadaan kosong, diperkirakan sekitar Rp 100 juta.

"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, karena ada satu korban tewas dan butuh penyelidikan yang mendalam," ujar Edy.

Sebelum kejadian, Unang pemilik salah satu rumah di kawasan lokalisasi yang terbakar malam harinya, sekitar pukul 21.00 WIB, melihat seorang pengunjung pria datang.

Pria tersebut merupakan pacar salah seorang wanita tuna susila (WTS) dirumah Sr.

"Lalu pada pukul 00.00 WIB, datang 4 orang laki-laki ke cafenya dan memesan minuman bir. Du jjam kemudian, Unang melihat api dari kamar Amel di sebelah ruang tamu, kemudian api membesar," ungkap Edy.

Melihat hal itu, sejumlah pekerja seks berjamburan. Warga sekitar yang mengetahui adanya kebakaran itu langsung datang dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. 

Api dapat dipadamkan 3 jam kemudian, sekitar pukul 05.15 WIB. Warga sekitar mengecek ke dalam rumah yang sudah rata dengan tanah itu.

Hasilnya, terlihat tengkorak manusia tertimpa puing-puing papan yang terbakar. 

"Petugas dari Polsek Tenayan Raya dan Inafis dari Satreskrim Polresta Pekanbaru sudah mendatangi lokasi kejadian untuk menyelidiki kasus ini, apakah ada unsur pidana kesengajaan atau tidak," tegas Edy. (ds) 


Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Masyarakat Minta Pemkab Inhu Tutup Lokalisasi Simpang Kasus
Para Ibu Pengajian Ancam Tutup Paksa Lokalisasi
Dolly dan Anak-anak Kita
Tujuh Negara `Kepincut` Liput Penutupan Lokalisasi Dolly
Eks Wali Kota Imbau Saritem Ditutup Permanen

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad