Home  / Peristiwa
Gempa Situbondo: 246 Rumah Rusak, 1 di Antaranya Rata dengan Tanah
Kamis, 11 Oktober 2018 | 15:58:05
(foto: Ist)
Sebuah Rumah di Sumenep, Madura, Jawa Timur Rata dengan Tanah Akibat Gempa Situbondo
SURABAYA - Berdasarkan data dari kepolisian rumah warga yang rusak akibat Gempa Situbondo dengan magnitudo 6,3 Skala Richter (SR), dilaporkan sedikitnya ada 246 rumah yang rusak di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Ratusan rumah yang rusak itu tersebar pada 18 Desa dengan 2 Kecamatan yakni Gayam dan Nung Gunung. Dari ratusan rumah tersebut, ada satu rumah kerusakannya paling parah, yakni rata dengan tanah.

Sebuah rumah di Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, rata dengan tanah. Hal itu seperti yang ada pada vlog Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan. Dalam video yang berdurasi 17 detik ini memperlihatkan kondisi rumah yang hancur akibat Gempa Situbondo.

"Saya berada di salah satu rumah yang hancur, rata dengan tanah. Salah satu rumah yang paling parah rusaknya," terang Luki dalam video tersebut.

Video ini diambil Luki saat melakukan peninjauan lokasi korban bencana gempa di Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Sumenep, Kamis (11/10/2018). Dalam peninjauan tersebut Kapolda Jatim bersama Gubernur Jatim Soekarwo dan Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Arif Rachman.

Gempa bumi tidak hanya menghancurkan rumah warga, tetapi juga merusak lembaga pendidikan dan tempat ibadah. Serta mengakibatkan 3 warga meninggal dunia.

Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah rumah warga yang rusak akibat gempa Situbondo di Pulau Sapudi, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mencapai 246 rumah.

Ratusan rumah yang rusak tersebut tersebar pada 18 Desa di Kecamatan Gayam dan Kecamatan Nung gunung, Sumenep. Rinciannya 100 rumah rusak ringan, rusak sedang sebanyak 80, dan rusak berat berjumlah 30 rumah di Kecamatan Gayam.

Sedangkan untuk kecamatan Nung gunung berjumlah 36 rumah yang rusak. Sementara korban yang terluka sebanyak 27 orang, dan tiga orang yang meninggal dunia akibat gempa. Para korban terluka sedang dirawat di puskesmas.

"Perkembangan tambahan dari Kecamatan Gayam ( 10 desa), yang paling parah Desa Prambanan terdapat 3 yang meninggal. Sedangkan kerusakan, rumah rusak ringan 100, rusak sedang 80 dan rusak berat 30," terang Luki.

Luki menambahkan, di Kecamatan Nung Gunung ada 36 rumah rusak yang tersebar pada 8 Desa. Sedangkan korban yang terluka akibat gempa sebanyak 27 orang.


(okezone.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Ketua Umum Dharma Pertiwi Bantu Rumah Huntara Untuk Korban Gempa Lombok
TNI dan Rakyat Bahu Membahu Dirikan Tenda Pengungsi di Donggala Sulteng
Kisah Heroik Seorang Ibu Selamatkan Balitanya dari Lilitan Ular Piton 4 Meter
Prajurit TNI Distribusikan Bantuan Logistik Untuk Warga di Lombok Timur
TNI Lakukan Pembongkaran dan Pembersihan Rumah Warga di Lombok Timur

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad