Home  / Peristiwa
Setelah Evakuasi, Balaroa dan Petobo Akan Jadi Kuburan Massal
Jumat, 5 Oktober 2018 | 20:57:44
(Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
Sejumlah rumah serta jalanan rusak parah di Perumnas Balaroa akibat gempa, Palu.
Jumlah korban tewas akibat bencana Sulawesi Tengah terus bertambah. Di sisi lain, masih banyak jasad warga yang tertimpa reruntuhan bangunan dan belum bisa dievakuasi.

Karena itu, pemerintah mulai mempertimbangkan sejumlah lokasi diusulkan menjadi kuburan massal. Misalnya, kawasan Balaroa dan Petobo, Palu, Sulteng.

Menkopolhukam Wiranto menjelaskan, kawasan Petobo merupakan wilayah yang hancur karena fenomena likuifaksi atau mencairnya tanah menjadi lumpur akibat gempa.

"Tanah yang bergeser, apa itu namanya, likuifaksi. Tanah mengangkat, lumpur naik, lalu rumahnya ambles," kata Wiranto di Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (5/10).

Selain itu, ada satu perumahan lain yang juga tak kalah hancur akibat bencana. Perumahan Balaroa hancur karena tanahnya amblas 3 meter dan naik 2 meter dalam waktu bersamaan.

"Kendala alat berat enggak bisa lewat situ, karena ambles juga. Sekarang masih dilaksanakan, belasan jenazah sudah ketemu, tapi enggak mungkin semuanya ditemukan," tutur dia.

Karena kondisi yang hancur lebur itu, pemerintah daerah mulai mendiskusikan agar kedua tempat itu diubah menjadi kuburan massal.. 

"Saat ini telah dilakukan koordinasi Pemda, pemuka agama, dan pemuka masyarakat, kapan pencarian jenazah dihentikan. Lalu diputuskan kapan daerah itu dijadikan makam massal. Itu tadi sedang dibicarakan dengan mereka di atas, agar saudaranya dianggap mati syahid," ucap dia.


(kumparan.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
BREAKING NEWS: Gempa Bumi Magnitudo 5.0 Guncang Wilayah Lebak Banten
Gempa 6,5 SR Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa Misterius yang Guncang Bumi Selama 20 Menit Bulan Ini Buat Peneliti Kebingungan
Kulonprogo Yogyakarta Diguncang Gempa 5,1 SR
Penugasan Kogasgabpad TNI Rehabilitasi dan Rekonstruksi di NTB Berakhir

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad