Home  / Peristiwa
BKSDA Riau Berhasil Evakuasi Anak Gajah Liar Yang Terjerat
Jumat, 14 September 2018 | 11:22:44
riaueditor
Tim BKSD Riau saat melakukan evakuasi terhadap anak gajah liar yang terjerat.
PEKANBARU, riaueditor.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melakukan evakuasi satwa Gajah Sumatera (Elephas maximus Sumatranus) disekitar areal konsesi HTI PT RAPP wilayah Mandau Kabupaten Siak, Riau, Kamis (13/9/2018).

Evakuasi yang dilakukan oleh tim BKSDA Riau bermula dari laporan masyarakat pada tanggal 23 Agustus 2018, melalui call center Balai Besar KSDA Riau yang menyebutkan adanya seekor anak gajah liar yg terperangkap dalam jeratan babi hutan di kebun masyarakat sekitar areal konsesi HTI PT RAPP wilayah Mandau Kabupaten Siak, Riau. 

Mendapat informasi itu, Kepala Balai Besar KSDA Riau langsung memerintahkan Tim Rescue untuk turun menangani dan berhasil melepaskan jeratan serta melakukan pengobatan pada kaki kanan anak gajah yang terluka akibat jeratan tersebut.

Setelah pengobatan, anak gajah dilepaskan kembali di lokasi semula dengan harapan dapat bergabung dengan kelompoknya.

Namun selama dua minggu pengamatan, anak gajah hanya berputar putar di lokasi semula, sementara kelompoknya telah berada di lokasi lain dengan perkiraan jarak 57 KM dari keberadaan anak gajah yang tertinggal.

Berdasarkan laporan petugas yang mengamati keberadaan anak gajah, terdapat kecenderungan berat badan satwa makin menurun serta diare yang terlihat dari kotorannya, sehingga dikhawatirkan anak gajah akan semakin memburuk kondisinya.

Mempertimbangkan kondisi anak gajah di atas, melalui rapat internal lingkup Balai Besar KSDA Riau pada Rabu, 12 September 2018 yang dipimpin Kepala Balai Besar KSDA Riau, memutuskan untuk segera mengevakuasi dan membawa anak gajah tersebut ke PLG Riau di Minas untuk pengobatan dan perawatan lebih lanjut.

Tim evakuasi dan pengobatan yang dikoordinir Kepala Bidang KSDA Wilayah II, Heru Sutmantoro dengan didampingi Drh Rini Deswita, Drh Danang dan dibantu seorang dokter hewan dari Yayasan Asyari, Drh Dita serta beberapa perawat satwa, mahout, PEH, Polhut dan personil RAPP, dengan menggunakan satu gajah binaan bernama Indah segera melakukan penggiringan.

Tepat pukul 17.00 WIB, anak gajah telah naik di atas truk. Evakuasi berjalan lancar dan tiba di Pusat Latihan Gajah Riau di Minas pada pukul 21.00 WIB.

Kepala Balai Besar KSDA Riau pada saat menerima Tim evakuasi di PLG Riau menyampaikan apresiasi terhadap tim yang telah bekerja keras dengan hasil maksimal, serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran evakuasi anak gajah tersebut.

Setelah dievakuasi, anak gajah liar yang diberi nama Intan itu mendapatkan pengobatan lanjutan di PLG Riau di Minas untuk memulihkan kesehatannya. (ds)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kapolda Riau Pimpin Apel Pengamanan Pemilu 2019
Gubernur Riau Bersama Forkopimda Deklarasi Pemilu Damai 2019
Masyarakat Pelalawan dan Siak Pertanyakan Bankeu 100 juta per Desa
Polda Riau Ungkap 2 Kasus Narkoba, Barang Bukti 7 Kg Sabu di Jalan Lintas Duri Dumai
Gubernur Riau Canangkan Imunisasi Measles Rubella

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad