Home  / Peristiwa
Dua Kurir Pembawa 1.256 Butir Pil Ekstasi di Pekanbaru Ditangkap
Kamis, 13 September 2018 | 12:51:33
riaueditor
Kedua pelaku dan barang buktinya saat diamankan di Mapolsek Tampan.
PEKANBARU, riaueditor.com - Polsek Senapelan berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba jaringan antar provinsi. 

Dari pengungkapan itu, polisi menyita sebanyak 1.256 butir pil extacy dan 5 papan yang berisikan 50 butir pil Happy Five yang rencananya akan dibawa ke Palembang, Provinsi Sumatera Selatan. 

Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK didamping Kapolsek Senapelan Kompol Agung Triadi SIK MH mengatakan, barang bukti tersebut diamankan dari dua pelaku berinisial PI alias Ari (26), warga Jalan Tarai Bangun, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan dan MS alias Mamang (45), merupakan warga asal Jalan Sultan Agung Lorong Batu Ampar, Desa Ilir Timur II, Palembang, Provinsi Sumsel.

"Kedua pelaku bertugas sebagai pengantar atau kurir narkoba yang menyerahkan di Pekanbaru dan membawa barang ke Palembang," ucap Edy, Kamis (13/9/2018).

Di Pekanbaru, sambung Edy, pelaku Ari menyerahkan ke Mamang untuk selanjutnya dibawa menuju ke Palembang. 

"Ari mengaku mendapat upah Rp5 juta perkegiatan dan Mamang mendapat upah Rp 5.000 perbuti," jelas Edy.

Edi menjelaskan, kedua pelaku ditangkap saat melintas menggunakan sepeda motor di Jalan Lintas Timur KM 22 Tenayan Raya, Pekanbaru, Selasa (04/9/2018) siang sekira pukul 14.00 WIB. 

Saat diberhentikan petugas, kedua pelaku kedapatan membawa sebuah tas ransel yang di dalamnya berisikan ribuan pil ekstasi dan Happy Five. 

"Awalnya kita dapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada pengiriman narkoba dari Pekanbaru menuju ke Palembang menggunakan mobil angkutan trafel," kata Edy. 

Berhasil mengamankan kedua pelaku, selanjutnya tim Opsnal Polsek Senapelan melakukan pengembangan disebuah rumah di Jalan Cipta Karya Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, kembali ditemukan barang bukti berupa 9 paket narkotika jenis sabu dan 1 buah timbamgan digital yang dibungkus dalam kotak sepatu bertuliskan Gabino di laci lemari plastik yang ada di dalam kamar. 

Kedua pelaku dan barang buktinya selanjutnya dibawa ke Polsek Senapelan guna pengembangan lebih lanjut. 

Edy menambahkan, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 jo Pasal 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau hukuman mati. (ds) 


Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Dua Pengunjung Cafe di Pekanbaru Tewas Ditikam
Dua Pelaku Jambret 21 TKP Dibekuk Polisi
Dua Pelaku Jambret Ditangkap Usai Beraksi
Nuraini dan Asip Sakit, Dua JCH Kabupaten Bengkalis Kloter 08 Tunda Berangkat
Dua Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap Dirumah dan Kamar Hotel Amera

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad