Home  / Peristiwa
Tuduh Teror Bom Surabaya Pengalihan Isu, Netizen Cantik Diciduk Polisi
Senin, 14 Mei 2018 | 23:37:37
fb
JAKARTA - Seorang perempuan berinisial FSA ditangkap polisi karena membuat pernyataan tak mendasar di media sosial. Melalui akun Facebooknya, FSA menulis bahwa rentetan aksi teror bom di Surabaya hanya pengalihan isu oleh pemerintah dan Polri.

FSA diciduk aparat saat berada di kosanya di Jalan Sungai Mengkuang, Desa Pangkalan Buton,Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat. "Kami amankan yang bersangkutan," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Barat, Kombes Nanang Purnomo saat dikonfirmasi melalui telepon dari Jakarta, Senin (14/5/2018).

Setelah penangkapan dilakukan pada Minggu 13 Mei 2018 kemarin, perempuan cantik itu masih diperiksa aparat kepolisian. FSA belum ditetapkan sebagai tersangka. "Kasusnya akan ditangani Polda Kalbar. Yang bersangkutan belum ditahan. Masih dimintai keterangan. Statusnya belum tersangka," tutur dia.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit Handphone yang diduga sebagai alat untuk memposting hal tersebut.

Terkait postingannya, FSA sendiri diduga melanggar Pasal 28 ayat (2) UU tentang ITE. Dia diduga telah menyebarkan informasi yang bisa menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).


(okezone.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Diduga Posting soal Teroris, Pilot Garuda Indonesia Dibebastugaskan
Kabupaten Siak Nyatakan Sikap Anti Teroris
Saat Sahur Ratusan Orang Suruhan Teror Petani Desa Kesuma, Rusak Gubuk dan Kebun
Perjalanan Aman Abdurrahman, "Singa Tauhid" di Balik Aksi Teror di Indonesia
Jenazah Empat Terduga Teroris Penyerangan Mapolda Riau Dijemput Keluarganya

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad