Home  / Peristiwa
LIRA: Pemda Kampar Portal Jalan Sei Tibun-Kebun Durian Tanpa Sosialisasi
Rabu, 4 April 2018 | 15:35:54
sy/riaueditor.com
KAMPAR, riaueditor.com - Pemortalan jalan Sei Tibun - Kebun Durian tanpa sosialisai dan koordinasi. Hal ini terindikasi menyalahi peraturan perundangan.

Bupati lumbung informasi masyarakat (LIRA) Kampar, Ali H dan kepala divisi operasional LSM Indonesia Law Enforcemant Monitoring (Inlaning), Syailan Yusuf menyesalkan atas tindakan yang dilakukan Pemda Kampar yang melakukan Pemortalan jalan Sei Tibun - Kebun Durian pada Selasa (3/4/2018) sore.

Dikatakan, hendaknya kebijakan yang diambil melalui kajian terlebih dahulu. "Jangan main portal sembarangan saja," ujarnya kepada awak media, Rabu (4/4/2018).

Disampaikan, berdasarkan keputusan Gubernur Riau nomor : kpts 308/IV/2017 tentang penetapan ruas ruas jalan menurut statusnya sebagaimana jalan provinsi di provinsi riau, ruas jalan Sei Tibun - Kebun Durian merupakan jalan Propinsi Riau bukan jalan Kabupaten Kampar.

Pertanyaannya, yang bermasalah masyarakat Desa Kampar Kecamatan Kampa, kok yang diportal jalan yang berada di Desa Koto Tibun Kecamatan Kampar, ada apa ini, ucapnya.

Disampaikan, kebijakan tersebut menyalahi peraturan perundangan yang ada dan keputusan Gubernur Riau yang ditandatangani tanggal 03 April 2017.

Sementara, anggota DPRD Kampar, Firman Wahyudi saat dimintai tanggapan terhadap permasalan ini menyampaikan, bahwa pemortalan jalan lintas tersebut harusnya melalui kajian dan telaah mendalam serta melakukan koordinasi.

Wakil rakyat ini menilai kebijakan yang dilakukan sepertinya tidak mempertimbangkan banyak aspek. Ruas jalan tersebut merupakan jalan lintas menuju wilayah Kampar Kiri yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat.

Jadi, sangat tidak tepat apabila permasalahan lahan yang diklaim masyarakat Desa Kampar Kecamatan Kampar berujung pada pemortalan ruas jalan tersebut.

Setahu saya, PT Tasmapuja merupakan satu-satunya perusahaan yang pernah dilakukan ukur ulang luas lahannya oleh Tim Reformasi waktu itu.

Persoalan klaim masyarakat Desa Kampar terhadap PT Tasmapuja mestinya ditelaah secara konferehensip. Sehingga dicari solusi penyelesaian terbaik.

"Seharusnya masing-masing pihak dapat duduk bersama dengan hati yang jernih menyelesaikan persoalan ini," ujarnya.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kampar, Mahadi kepada awak media menyampaikan, portal kita buka dalam rangka sosialisasi kepada masyarakat, nanti sekira pukul 15.00 WIB portal akan kembali kita tutup, ujarnya. (Syailan Yusuf)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Pelajar Tabrak Pejalan Kaki Hingga Tewas, Pelaku Diamankan Polisi
JCH Bengkalis Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Batam
Jalan Kaki Menyeberang Jalan Ketempat Jahitan, Tas Louis Volton Milik IRT Seharga Rp20 Juta Dijambret
Gubri Lepas 700 Peserta Jalan Sehat iB Vaganza di Halaman Bank Riau Kepri.
Sertijab Kades Koto Tibun, Camat Kampar: Permudah Urusan, Masyarakat Jangan Dipersulit

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad