Home  / Peristiwa
Ketua Komite Tilap Uang Siswa, Guru Honor 3 Bulan Tak Gajian
Kamis, 8 Maret 2018 | 11:29:13
zap/riaueditor.com
Adepis
RENGAT, riaueditor.com - Ketua Komite di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Rengat Barat diduga tilap uang komite, merupakan uang iuran para siswa. Akibatnya, berimbas terhadap proses belajar mengajar di sekolah tersebut, sebab sejumlah guru honor tidak gajian.

Tenaga pendidik SMKN 1 Rengat Barat, Adepis S.Pd kepada awak media ini menjelaskan, Ketua Komite SMKN 1 Rengat Barat, Sudirman terlalu mencampuri urusan pendidikan di sekolah, ironisnya semua kegiatan sekolah termasuk urusan teknis kegiatan sekolah hingga pembelian seragam anak didik dihandlenya.

Bermoduskan pembelian seragam anak didik dan biaya perpisahan anak kelas XII bahkan semua kegiatan sekolah yang berbau uang, nyaris wajib berurusan dengan ketua komite yang juga mantan Kepala Desa Talang Jerinjing itu, artinya Sudirman terlalu ikut campur masalah pendidikan di SMKN 1 Rengat Barat ini, Papar Adepis.

Menurut Adepis, uang Komite yang disikat olehnya sekitar Rp.59 juta dari hasil audit pembukuan dana komite sekolah, anehnya jika uang komite itu dipertanyakan dan ditagih untuk pembayaran guru honor oleh pihak sekolah, ketua komite ini marah-marah sembari mengancam akan memutasikan guru yang menagihnya, malahan kerap menyebut nyebut dirinya putra asli daerah.

"Sejumlah guru honor di SMKN 1 Rengat Barat ini sudah 3 bulan tak bisa gajian, sebab uangnya dipakai oleh ketua komite Sudirman, meski dia berjanji akan mengembalikan uang komite tersebut, namun sudah berlangsung lama sejak tahun 2017 kemarin," ungkap Adepis.

Menurut Adepis sebagaimana yang disampaikan Sudirman kepadanya melalui WhatsApp bahwa, Ketua Komite itu menyatakan dirinya tidak akan lari dari kampung itu hanya dikarenakan uang yang dipakainya Rp.59 juta, karena menurut Sudirman hartanya masih milyaran rupiah, SMKN 1 Rengat Barat ini tetap dibawah pengawasan Sudirman karena terletak di kampung kelahirannya. 

"Jangan mengatur dan memerintah saya," ucap Sudirman sebagaimana WhatsApp yang dikirimkan Adepis kepada awak media ini.

Kepala SMKN 1 Rengat Barat, Siswandi S.Pd dikonfirmasi awak media ini Rabu (7/3) mengatakan, dia sudah memanggil Sudirman selaku ketua komite SMKN 1 Rengat Barat beberapa hari lalu, disaksikan oleh Bendaharan Komite Fitria dan Bendahara BOS, Arianto, dalam pertemuan itu Sudirman berjanji akan mengembalikan uang yang dipakainya Rp.59 juta itu pada akhir Maret 2018 ini.

Meski baru sebulan menjadi Kepsek SMKN 1 Rengat Barat ini, kata Siswandi, dalam pertemuan dengan Sudirman kala itu tidak membuatkan surat perjanjian pengembalian uang komite kapan dan tanggal berapa akan dikembalikannya uang yang Rp.59 juta itu, sebab sifatnya dilakukan masih tahap persuasive.

Jika tidak dikembalikan juga sebagaimana yang telah diucapkannya saat dipanggil di kantor Kepsek SMKN 1 Rengat Barat itu, tentu saja pihak sekolah akan mengambil tindakan hukum, dengan melaporkannya kepada pihak berwajib, namun sebelumnya tetap dilakukan secara musyawarah, sebab uang itu merupakan milik para wali murid, kata Siswandi.

Ketua Komite SMKN 1 Rengat Barat, Sudirman yang juga mantan Kades Talang Jerinjing, Rengat Barat, Inhu, Riau ini dikonfirmasi awak media ini Rabu (7/3) mengakui bahwa uang sebesar Rp.59 juta itu adalah uang komite sekolah yang saat ini masih dipinjamnya.

“Uang itu terpakai untuk sosialisasi saat saya kembali mencalonkan kepala desa Talang Jerinjing, nanti akan saya kembalikan,” tukas Sudirman. (zap)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Korem 031/WB Gelar Pembinaan Tata Ruang Wilayah Pertahanan Darat
Berkelahi dengan Temannya, Siswa SD di Agam Dicekik Kepala Sekolah
Sebut SBY Terlibat Pencucian Uang Rp177 T, Demokrat Akan Laporkan Asia Sentimel
DPRD Riau Serahkan Petisi Mahasiswa UIR Ke Presiden dan DPR RI
Mobil Bawa Uang Rp3,5 Miliar Dirampok, 6 Pelaku Ditangkap dan 4 Masih Buron

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad