Home  / Peristiwa
Kasus Kecelakaan Kerja Januari Gea Ditangani Menaker RI
Rabu, 10 Januari 2018 | 21:41:42
fin/riaueditor.com
Tim dari Kemennakertrans RI saat turun ke lokasi.
PEKANBARU, riaueditor.com - Sebagai tindaklanjut terhadap proses hukum kasus kecelakaan kerja atas nama Januari Gea (45), Tim Pengawas dari Dirjen Pembinaan dan Pengawasan Tenaga Kerja bersama Tim Dokter dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI (Kemenakertrans) RI melakukan sidak lapangan.

“Pada Senin  08 September 2018 kemarin, tim dari Dirjen Pembinaan dan Pengawasan Tenaga Kerja Arnes Brando beserta Tim Dokter dari Kemenakertrans RI sudah turun ke lapangan. Tujuannya, guna verifikasi, investigasi serta bertemu langsung dengan korban Januari Gea”, ungkap Ketua Serikat Buruh Riau Mandiri (SBRM) Herman Zai, Rabu (10/1/18). 

Ia menceritakan, setelah selesai melakukan sidak lapangan esok harinya Selasa (9/1/18) mereka melakukan pertemuan dengan berbagai pihak yang terkait dengan persoalan tersebut di Kantor Disnakertrans Riau.

Diantaranya, Tim dari unsur pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Pusat,  Tim dari unsur pimpinan BPJS Cabang Pekanbaru, Pengawas Tenaga Kerja Disnakertrans Riau, Kuasa Hukum PT. RCM dan SBRM.

Dalam pertemuan tersebut,  Tim dari Kementrian melakukan falidasi data yang dibutuhkan serta meminta keterangan yang terkait dari persoalan baik dari pihak perusahaan,  Serikat maupun dari pihak pengawas Disnakertrans Riau.

Usai mendapatkan keterangan dan data yang dibutuhkan,  Tim dari Kemenakertrans RI berjanji akan secepatnya mengeluarkan penetapan dari Kementerian terkait kasus ini.

“Penetapan dari Kementerian tersebut nantinya bersifat final dan mengikat bagi kedua belah pihak. Dan ini wajib para pihak melaksanakan dan mematuhinya," ucap Herman Zai mengutip pernyataan Arnes Brando.

Seperti diketahui, Januari Gea merupakan korban kecelakaan kerja saat memotong rumput di kebun sawit PT RCM milik Herry Irwan alias Kok Tong di desa Kuntu Darussalam Kabupaten Kampar awal tahun 2017 silam.

Ironisnya, usai mengalami cacat seumur hidup pihak PT RCM korban justru diusir dari barak yang mereka tempati di lokasi perusahaan. Alhasil, kebiadaban perusahaan ini akhirnya memancing aksi Ikatan Keluaga Nias Riau (IKNR) dengan melakukan aksi demo di kantor PT RCM Jalan Siak II Pekanbaru pada Selasa (21/11/17) lalu. (fin)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Indonesia Diprediksi Kehilangan Lapangan Kerja Terbesar di ASEAN, Ini Sebabnya
30 persen PNS di Indonesia Bekerja ‘Semau Gue’, Tak Beri Manfaat untuk Masyarakat
TNI dan BNPT Meningkatkan Jalinan Kerja Sama
Kantor Kamla Zona Maritim Timur Maraton Selesaikan Program Kerja
Bakamla Rumuskan Sistem Penilaian Beban Kerja Awak Kapal

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad