Home  / Peristiwa
Kampus Unri Rusuh, Ratusan Polisi Gabungan Amankan Lokasi Bentrok
Jumat, 6 Oktober 2017 | 07:47:02
ist.
Bentrokan mahasiswa fakultas Tehnik dan Fisip UR.
PEKANBARU, riaueditor.com - Hingga tengah malam sekitar pukul 00.01 WIB, ratusan personel kepolisian gabungan masih berjaga di kampus Fisip dan Tehnik Universitas Riau (UR), Jumat (6/10) dini hari.

Kedua kubu yang bentrok yakni mahasiswa fakultas Fisip dan Tehnik sudah mulai menahan diri.

Namun sebelumnya, kedua kubu ini terlibat rusuh yang mengakibatkan situasi kampus mencekam.

Mahasiswa sempat melakukan aksi saling serang dan terjadi korban luka-luka. Setidaknya ada sekitar puluhan orang yang menjadi korban.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto di lokasi bentrokan mengatakan, bahwa situasi pada tengah malam sudah mulai tenang.

"Sudah mulai redam. Sebagian mahasiswa sudah pulang ke rumah masing-masing. Tapi anggota masih kita siagakan," kata Santo pada Wartawan.

Untuk penyelesaian masalah mahasiswa ini, akan dilakukan mediasi terhadap kedua belah kubu yang bentrok.

Bahkan rencananya, kedua fakultas ini akan diliburkan dari proses belajar mengajar di kampus sampai situasi kondusif.

"Yang jelas kita tegaskan tidak ada lagi aksi saling serang dari kedua kubu ini," tegas Santo.

Dia mengatakan, untuk pengamanan pasca bentrok ini diturunkan personel kepolisian sebanyak satu satuan setingkat kompi (SSK).

"Kita menurunkan personel Polsek dan Polresta Pekanbaru dan satuan lainnya," kata Santo.

Sementara itu, bentrokan mahasiswa Fakultas Fisip dan Tehnik terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, Kamis (5/10).

Pemicu bentrok diduga dari hal sepele. Hal itu setelah digelarnya acara wisuda. Kemudian beberapa mahasiswa yang wisuda melakukan konvoi.

Entah apa sebabnya mahasiswa Fakultas Fisip merasa terganggu dengan kebisingan sepeda motor mahasiswa Tehnik.

Sehingga terjadi adu mulut dan saling jotos. Dua kubu ini saling serang dengan lempar batu dan kayu.

Beberapa orang terluka akibat bentrokan itu. Ada yang mengalami luka di bagian kepala dan lebam-lebam. Korban terluka dilarikan ke rumah sakit yang ada di wilayah Kecamatan Tampan.

Puncak bentrok ini sekitar pukul 20.30 WIB. Ratusan mahasiswa saling serang dan melempar.

Pihak kepolisian langsung berupaya melakukan pengamanan. Mayoritas polisi berbaju dinas dan sebagian berpakaian sipil.

Bahkan kedua kubu juga terlihat membakar kayu yang ada di sekitar kampus.

Pihak keamanan kampus, sekuriti tidak sanggup mengamankan bentrokan tersebut tanpa bantuan polisi. Sebab kedua kubu ini saling emosi yang tak terkendalikan. Bentrokan pecah hingga malam yang membuat situasi kampus UR mencekam. ***

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Unri Buka Pendaftaran Mahasiswa Melalui Jalur Mandiri
Buntut Penangkapan 3 Mahasiswa, Kemristekdikti Ancam Copot Rektor Unri
Rektor UNRI Mengutuk Keras Aksi Terduga Teroris di Kampusnya
Teroris Unri Masih Satu Kelompok dengan Penyerang Mapolda Riau
Terduga Teroris di Kampus Unri Sudah Dua Minggu Terdeteksi Polisi

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad