Home  / Peristiwa
Tragis, Gara-gara Sepotong Nenas Adik Tega Membunuh Abang
Minggu, 18 Juni 2017 | 19:27:44
riaueditor.com
Ra (19) tersangka penikam abang kembar kandung saat diamankan di Polsek Kandis, Siak, Riau, Sabtu (17/06/17) petang.
KANDIS, riaueditor.com - Tragis, hanya gara-gara sepotong buah nenas, dua saudara kandung terlibat perkelahian dan berunjung kematian. Pelaku sempat kabur usai membunuh saudaranya dan berhasil ditangkap polisi di kawasan Pabrik Kelapa Sawit PT SSA KM 16 Libo Jaya, Kecamatan Kandis, Kabulaten Siak, Sabtu (17/6/2017) pukul 15.00 Wib.

Sebelum peristiwa maut tersebut, pelaku yang merupakan saudara kembar korban sering terlibat perkelahian. Puncaknya, Jumat (16/06/17), disaat pelaku merasa sakit hati dan merencanakan akan membunuh korban dengan sebilah pisau yang terlebih dahulu dipersiapkan.

"Mereka ini saudara kembar, pelaku adiknya sendiri, sementara korban merupakan abang kandungnya," ungkap Kapolres Siak, Polda Riau, AKBP Restika Perdamean Nainggolan pada awak media, Minggu (18/06/17).

Perkelahian maut itu, dipicu oleh sepotong buah nenas yang dimakan oleh adiknya, tersangka Rahmana (19), milik korban Rahmadhan (19). Akibatnya terjadilah perkelahian di depan teras rumahnya, Pondok 2 Libo Jaya, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau. 

Perkelahian sempat diketahui oleh ibu mereka yang langsung melerainya, pelaku pun pergi dari rumah. Malamnya, tepat pukul 00.15 Wib, pelaku kembali ke rumahnya dan melihat korban tengah tidur pulas di ruang tamu. Seakan ada bisikan, timbul niat pelaku untuk menghabisi nyawa korban.

"Pisau yang telah disiapkan pelaku seminggu lalu, menjadi bukti tewasnya korban. Pelaku langsung menikam perut korban dan langsung melarikan diri ke hutan hingga tersesat di Pabrik Kelapa Sawit PT. SSA KM 16 Libo Jaya, Kecamatan Kandis, Kabulaten Siak," terang Restika.

Polisi yang mendapatkan laporan adanya pembunuhan, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Keesokan harinya, pelaku langsung diringkus di Pabrik Kelapa Sawit milik PT. SSA, di saat kebingungan hendak melarikan diri.

"Kini pelaku dan barang bukti sebilah pisau yang disembunyikannya ditumpukan pelepah sawit diamankan ke Polres Siak guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut," pungkas Restika. (ars)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Gubri Buka Rakor Cegah Tangkal Paham Radikalisme, Anti Toleran Dan Anti Pancasila
Terungkap! Korsel Latih Pasukan Khusus untuk Membunuh Kim Jong-un
Polda Riau Intai Kelompok Radikal di Kampar
Dua Perempuan yang Terjun dari Apartemen Kakak-Adik
Omzet Pedagang Pakaian Tanah Abang Anjlok 80 Persen

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad