Home  / Peristiwa
16 Warga Selatpanjang Disandera di Kamboja
Rabu, 13 Mei 2015 | 20:11:32
pwi riau
16 Warga Selatpanjang Disandera di Kamboja
PEKANBARU, riaueditor.com - Sebanyak 16 warga asal Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti-Riau disandera di tempat mereka bekerja di Negara Kamboja.

Pernyataan ini disampaikan orang tua korban yakni Ibu Ayang, Ibu Melin, Bapak Jumarin yang didampingi Sekretaris IKMR Bapak Marjoni yang datang mengadukan permasalahan ini kepada Ketua PWI Riau H Dheni Kurnia, Rabu (13/5).

"Ke 16 anak muda yang disandera tersebut antara lain, Handy, Hendra, Sukandi, Rusdy Yanto, Candra Lim, Winson Fernandho, Yanto, Teddy, Sedi, Edy, Toni, Suandi Sofyan, Yang Yang, Johny, Ade Hengky Putra, Ade Gusrianto, Wisely," sebut Ayang.

Ayang menjelaskan, mereka diajak bekerja di luar negeri oleh teman mereka Jefry Sun atas nama perusahaan Chrey Thom Village, Sampov Poun Commune, Kon Thom District, Kandal Province, Kingdom of Cambodia melalui Imigrasi Batam dan dilanjutkan ke Negara Singapura lalu menuju Negara Kamboja.
Namun sambungnya, setelah dua minggu bekerja mereka disandera oleh pihak tempat mereka dipekerjakan. Alasannya adalah karena seseorang yang yang bertanggungjawab membawa mereka bekerja disana melarikan diri dengan membawa uang perusahaan sebesar Rp2.1 miliar.

"Saya ditelpon-telpon terus dan mereka meminta uang tebusan hingga sebesar Rp2.1 miliar sebagai pengganti uang yang dilarikan Jefry Sun (orang yang membawa mereka bekerja di sana)," ujar Melin kesal.

Menanggapi hal ini, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau, H Dheni Kurnia yang didampingi pengurus PWI lainnya Satria Utama Batubara, Bambang Irawan Syahputra dan HM Ikhwan mengatakan, PWI Riau akan membantu menyelesaikan permasalahan ini hingga tuntas. Besok (Kamis, red) PWI Riau akan mengutus Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan dan Advokasi, Satria Utama Batubara untuk membawa permasalahan ini ke Jakarta.

"Kita akan urus masalah ini ke Kementrian Luar Negeri dengan didampingi pengurus PWI Pusat dan dilanjutkan ke Kedutaan Besar Negara Kamboja yang ada di Jakarta agar 16 warga negara Indonesia yakni warga Selatpanjang ini dapat dibebaskan sesegera mungkin," harapnya. (rls)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Satu Unit Rumah Warga di Kecamatan Reteh Ludes Dilalap si Jagomerah
5 Orang Kritis Usai Sekelompok Mapala Tawuran dengan Warga
Masyarakat Sebut RAPP Adu Domba Warga Desa Bagan Melibur Dengan Uang
Dijanjikan Masuk PNS, Warga SelatpanjangTertipu Ratusan Juta
Bandar Sabu, Warga Bangkinang dan Pasangannya Ditangkap saat Transaksi di Rumah

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
loading...
situspoker situspoker