Home  / Pendidikan
Patut Dicontoh: Kepsek Dan Guru SMPN 18 Bantu Siswa Kurang Mampu
Sabtu, 22 September 2018 | 10:48:10
jsn/riaueditor.com
Kepala Sekolah SMPN 18 Pekanbaru Lily Deswita
PEKANBARU, riaueditor.com - Sebagai bentuk kepedulian, kebersamaan dan persaudaraan, Kepala sekolah beserta guru  Sekolah Menengah Pertama  Negeri (SMPN) 18 Pekanbaru Riau  membantu biaya pendidikan kepada  siswa dari kalangan keluarga kurang mampu  agar bisa  mendapatkan hak pendidikan yang lebih bagus dan layak. Demikian disampaikan Kepala sekolah SMPN 18 Pekanbaru, Lily Deswita diruang kerjanya, Sabtu (22/9).

Menurut Lily, siswa SMPN 18 Pekanbaru yang berasal dari keluarga kurang mampu cukup banyak, dengan berbagai latar belakang kondisi orang tua. Antara lain, orang tua sudah tidak ada atau Yatim Piatu, broken home, pekerjaan tidak menetap, pengumpul barang bekas dan lainnya.  Kondisi tersebut  berdampak terhadap fsikologi anak dalam proses belajar dan pergaulan, bahkan terancam putus sekolah, terangnya.

Menurutnya, mereka itu adalah anak kita juga, karena mulai jam 7.00 hingga 14.30 WIB mereka tanggung jawab sekolah, susah dia adalah susah kita. Jadi sesuai dengan ajaran agama  dan kita dianjurkan bersedekah dan kebutuhan pendidikannya tidak boleh diabaikan". Alangkah baiknya jika mereka dijadikan sebagai anak angkat, sebutnya.

Diakui Lily, dirinya berasal dari keluarga kurang mampu dan pernah dibantu. Sesuai dengan ajaran agama, membantu sudah merupakan kewajibannya dan sudah dilakukan di sekolah sekolah tempat dia mengabdi sebelumnya hingga di SMPN 18 Pekanbaru, sebutnya.

Lagi kata Lily, membantu  biaya pendidikan  dan menjadikan beberapa siswa miskin sebagai anak angkat  diawali dari dirinya sendiri. Selanjutnya memotivasi para guru agar berkenan menyisihkan sedikit rezekinya untuk membantu siswa miskin. "Alhamdulillah, saat ini sebagian besar para guru sudah bersedia secara sukarela untuk membantu meringankan biaya pendidikan anak kurang mampu di SMPN 18 Pekanbaru, terangnya.

Ditegaskan Lily, siswa SMPN 18 adalah heterogen, jadi dalam pemberian bantuan tidak ada pengecualian, baik yang beraga  muslim dan non muslim sama. Adapun bantuan yang diberikan antara lain; biaya terobosan gratis, biaya pakaian diberi keringanan dan kebutuhan sekolah lainnya. Namun sebelum bantuan di berikan, pihaknya memanggil orang tua yang bersangkutan untuk menjelaskan tujuan dari bantuan tersebut, terangnya.

Dia berharap, program yang diterapkan ini, bisa berkelanjutan, dengan harapan para siswa miskin bisa melajutkan pendidikan hingga kejenjang lebih tinggi demi masa depannya, harapnya. (jsn)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Banjir Kampar, Dandim 0313/Kpr Beserta Jajaran Tak Kenal Lelah Beri Bantuan
Kodim 0313/KPR Terjunkan Babinsa Evakuasi Lansia Korban Banjir di Kabupaten Kampar
Dandim 0313/KPR Serahkan Bantuan Sembako Kepada Masyarakat korban banjir
UIR Tuan Rumah Pembinaan Penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS Pusat
Panglima TNI: Kemampuan Menembak Merupakan Tuntutan Profesionalisme Prajurit

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad