Home  / Pendidikan
Kadisdik Minta Sekolah Gunakan DAK Sesuai Petunjuk
Jumat, 3 Agustus 2018 | 16:48:32
Kadisdik kota Pekanbaru, Abdul Jamal MPd
PEKANBARU, riaueditor.com - Untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan di Kota Pekanbaru, tahun 2018 ini pemerintah pusat meluncurkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 5 miliar lebih. Untuk itu pihak sekolah diminta agar bantuan fisik di bidang pendidikan ini digunakan sesuai petunjuk.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) kota Pekanbaru Abdul Jamal MPd saat dikonfirmasi, Jumat (03/08/18).

"Iya benar kita ada dapat dana DAK tahun ini, sesuai ketentuan itu swakelola. Sistimnya uangnya masuk ke rekening sekolah. Siapa yang mengelola, ya warga sekolah dibawah Kepala sekolah, pengawasannya dari kita", ucapnya.

Ia mengatakan, bantuan DAK bidang pendidikan dinilai sangat membantu Pemko Pekanbaru ditengah rasionalisasi anggaran. Dijelaskan sistim pembayaran dilakukan secara bertahap. Ada 30 persen dan ada 70 persen. 

"Artinya kita minta sekolah agar betul betul menggunakan sesuai petunjuk. Kalau cari untung ndak ada untung. Itu sudah dihitung ndak ada pajak, belanja itu juga tidak ada upah tukang apalagi honor panitia. Kalaupun ada tukang itu yang ditunjuk karena ahlinya cuma itu yang dibayar", ucap Jamal.

Untuk itu sebut Jamal, karena yang bertanggungjawab Kepala sekolah maka pihak sekolah diminta agar mempergunakan DAK sesuai petunjuk pelaksanaan.

Ketika disinggung soal papan plang kegiatan yang kerap diabaikan selama ini, Abdul Jamal menegaskan kalau sudah mulai kerja papan plang wajib dipasang. 

Sementara itu berdasarkan data yang diperoleh dari Kabid Sarpras Disdik Ngadimin ST MT, DAK senilai Rp 5 miliar tersebut ditujukan untuk pembangunan fisik dan meubeler di 6 sekolah.

Diantaranya, pembangunan 3 ruang kelas SDN 117 senilai Rp 440 juta, pembangunan 6 ruang kelas dan meubeler SDN 192, SDN 193, SDN 194 masing masing seniai Rp 940 juta.

Kemudian pembangunan 3 ruang kelas dan meubeler SMPN 33 senilai Rp 800 juta dan pembangunan 4 ruang kelas dan meubeler SMPN 37 senilai Rp 1 miliar lebih. (fin)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
4 Penyebab Ponsel Meledak, Nomor 4 yang Biasa Terjadi
Asri Auzar Sarankan Amdal Lalin Dipertanyakan ke Kadis PUPR
Dewan Akan Sidak Proyek Strategis Senin Depan
APBD Kabupaten Kampar 2019 Tidak Pro Rakyat
Pernah Diperbudak Seks ISIS, Akhirnya Nadia Raih Nobel Perdamaian

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad