Home  / Pendidikan
Pemkab Bengkalis Lepas 350 Mahasiswa KKL Angkatan dan KKN Nusantara 2018
Senin, 9 Juli 2018 | 21:31:30
Diskominforsantik Bengkalis
H. TS Ilyas memasang tanda peserta KKN dan KKL di Aula Al- Farabi Kampus STAIN Bengkalis
BENGKALIS, riaueditor.com - Bupati Bengkalis, diwakili Asisten Administrasi Umum, H. TS. Ilyas melepaskan 350 orang Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Angkatan IV, Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara Angkatan II dan Dosen Pembimbing Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis.

Pelepasan Mahasisiwa KKL dan KKN ini terdiri dari STAIN Bengkalis, IAIN Palangkaraya, IAIN Tulung Agung dan IAIN Purwokerto, dilaksanakan di Aula Al- Farabi Kampus STAIN Bengkalis ditandai dengan pemasangan plakat tanda peserta KKN dan KKL.

Sebelumnya H. TS Ilyas mengatakan KKL dan KKN Mahasiswa ini merupakan salah satu kegiatan untuk merekatkan diri mahasiswa dengan masyarakat, sebagai bentuk pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan konteks tri dharma perguruan tinggi.

Menurutnya, KKL dan KKN ini merupakan bentuk tugas dan pengabdian yang dibebankan sebagai perwujudan nyata, keterikatan emosional antara dunia kampus dengan masyarakat. Selain untuk menyelesaikan kewajiban tuntutan kurikulum, yang dibebankan oleh pihak kampus kepada mahasiswa, sebelum menyelesaikan studi.

"Kita harapkan kegiatan KKL dan KKN STAIN Bengkalis ini, Mahasiswa dapat melakukan proses transfer pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh semasa mengikuti perkuliahan, sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing, sehingga akan memberikan manfaat dan berhasil guna kepada masyarakat khususnya Kabupaten Bengkalis ini," pinta H. TS Ilyas.

Sementara Perwakilan KKN Nusantara Abdul Khoir mengatakan, dengan adanya perwakilan Mahasiswa KKN IAIN Palangkaraya, membuktikan bahwa STAIN Bengkalis Mampu merangkul perguruan tinggi lainnya pasca peralihan status telah membuktikan bahwa STAIN Bengkalis telah empat kali melepaskan peserta KKL dan KKN.

"Semoga kegiatan KKL dan KKN khususnya Mahasiswa KKN Nusantara Angkatan II tetap menjaga sikap dan nama baik, tidak tercemar dengan kegiatan-kegiatan lain di luar nuansa pengabdian, pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat, apalagi mengarah kepada kegiatan politik serta menyimpang dari syari'at islam. Jagalah nama baik kampus dan norma-norma agama serta adat istiadat yang berlaku di daerah kita ini," tutupnya berharap.***

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Mahasiswa Baru Unri Diserahkan ke Fakultas
Dua Mahasiswa Fakultas Teknik UIR Pekanbaru Pamit Kembali ke Kampus
Pemkab Inhil Sambut Baik Tahlil Akbar yang Ditaja Mahasiswa KKN UIN Suska Riau
Keterbatasan Fisik, Bukan Halangan Farouq Uz Zaman Jadi Mahasiswa UGM
Tiga Mahasiswa dan Seorang Pelajar di Bengkalis Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad