Home  / Pendidikan
Sering Main Pukul, Orangtua Minta Oknum Guru SDN 016 Bukit Selasih Diberhentikan
Rabu, 1 November 2017 | 05:32:55
zul/otc
RENGAT, riaueditor.com - Sejumlah wali murid mendatangi SDN 016 Bukit Selasih Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Selasa (31/10/2017) pagi. Sejumlah wali murid ini meminta pertanggung jawaban pihak sekolah untuk memberikan sanksi tegas kepada oknum guru kelas V bernama Sutarto yang telah melakukan tindakan kekerasan terhadap anak didik saat proses belajar mengajar berlangsung yang terjadi dua pekan lalu.

Dalam pertemuan antara orangtua murid bersama Kepala Sekolah SDN 016 Bukit Selasih Hotmawati Sitanggang SPd dan oknum guru tersebut disaksikan beberapa awak media, orangtua murid meminta pihak sekolah memberhentikan Sutarto, mereka tidak sudi anak-anak mereka terus mengalami tindak kekerasan dari guru kelas V bernama Sutarto. 

Para orang tua murid bernama Werni, Asma dan Sumarsono warga Bukit Selasih, dan Anto, Ani warga Kotalama, menghadirkan anak-anak mereka yang menjadi korban tindak kekerasan. Diantara murid tersebut ada yang mengaku dipukul dengan martil, gagang sapu dan kepala mereka ditokok.

Seperti penuturan dari korban Zaki, Sergen dan Febi yang sering mendapat kekerasan dipukul pakai martil oleh sang guru tersebut. Sedangkan korban Leni dipukul dengan gagang sapu, Fendi dipukul dengan penggaris, dan Firman ditokok kepalanya dengan tangan.

Para wali murid menyebutkan bahwa anak-anak mereka sering mengadukan sikap kasar oknum guru tersebut, akan tetapi mereka tidak langsung mempercayai begitu saja, namun setelah ada korban lainnya yang mengadukan hal sama, maka para wali murid sepakat untuk meminta penjelasan kepada Kepala Sekolah.  

Hal senada juga disampaikan Asmah orang tua murid lainnya yang menyebutkan mereka akan melaporkan masalah kekerasan ini ke Polisi.

Para wali murid meminta Kepala Sekolah SDN 016 Bukit Selasih segera menyelesaikan persoalan kekerasan ini, jika masih terulang lagi para wali murid mengancam akan melaporkannya ke Polisi.

Sementara para wali murid lainnya meminta kepada Kasek Hotmawati agar guru kelas V tersebut diminta tidak lagi mengajar di sekolah tersebut. Karena para orang tua murid itu merasa khawatir akan terulang kembali kekerasan terhadap anak anak mereka.

Salah seorang guru menyebutkan bahwa, kekerasan yang dilakukan oknum guru di Sekolah itu bukan hanya terhadap anak warga saja, namun anak guru pun ikut menjadi sasaran kekerasan yang dilakukan guru kelas V itu, "Anak saya pun ikut digimbal Sutarto," kata Guru itu kepada wartawan.

Meski mengakui perbuatannya, ancaman para wali murid tersebut ternyata tidak membuat ciut nyali Sutarto, oknum guru yang diduga melakukan tindak kekerasan kepada anak didiknya ini sebaliknya justru mengancam akan menjebloskan murid-murid tersebut ke penjara lantaran sudah keterlaluan kepadanya.

"Silahkan saja lapor ke Polisi atas perlakuan ini, atau saya yang akan kembali menjebloskan siswa-siswa itu ke penjara," tukas Sutarto kepada wali murid disaksikan Kasek dan para awak media yang sempat membuat gerah wali murid.

Mendengar keluhan para wali murid tersebut, Kepsek SDN 016 Bukit Selasih, Hotmawati SPd mengatakan dirinya akan melakukan pembinaan kepada oknum guru yang dimaksud dan akan membuatkan semacam surat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya.

"Tapi jika dilanggar, para orangtua dipersilahkan melapor ke Polisi," tegas Hotma.
        
Hotma yang mengaku baru saja sebulan diangkat menjadi Kepala Sekolah di SDN 016 Bukit Selasih ini, tidak akan segan-segan melakukan tindakan, jika ada guru yang tidak disiplin, baik itu guru yang tinggi pangkatnya darinya atau tua darinya. 
        
Menanggapi hal ini, KUPTD Pendidikan Kecamatan Rengat Barat, Sarudin SPd saat dikonfirmasikan lewat ponselnya selasa siang, menyebutkan dirinya belum bisa memberikan keterangan kepada Wartawan.

Lantaran dirinya saat itu, sedang mengadakan pertemuan dengan Kepala Sekolah atas adanya keluhan para wali murid dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oknum guru kepada anak didik di SDN 016 tersebut.

"Saya sedang berada di SDN 016 Bukit Selasih terkait dugaan kekerasan yang dilakukan oknum guru terhadap sejumlah siswa," jawab Sarudin diujung telepon.
        
Hingga berita ini diturunkan, Kadis Pendidikan Pemkab Inhu Ujang Sudrajat dihubungi via selulernya belum bersedia mengangkat handponenya meski dalam keadaan aktif. Pesan pendek yang dikirimkan juga belum dibalas. (zul)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Pengurus Perbakin Riau Dilantik, Bupati Bengkalis Ucapkan Tahniah
Forgupahsn Sampaikan Aspirasi Ke DPRD Kampar
Usut Kekerasan Terhadap Murid, Guru Sut Juga Diduga Lakukan Pelecehan Seksual
Wagubri Hadiri Pengukuhan Pengurus IKROHIL Batam 2017-2022
Pengurus POBSI Kampar Resmi Dilantik, Biliar Salah Satu Cabor Prestasi

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad