Home  / Pendidikan
Terapkan 8 Standar Pendidikan,
SMPN 6 Pekanbaru Ditunjuk Sebagai Sekolah Model 2017
Minggu, 8 Oktober 2017 | 23:30:17
Kepala Sekolah SMPN 6 Pekanbaru, Zamhuri SPd
PEKANBARU, riaueditor.com - Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Propinsi Riau menunjuk SMP Negeri 6 Pekanbaru menjadi salah satu sekolah model tingkat menengah di Pekanbaru Riau untuk tahun 2017. Hal tersebut disampaikan Kepala Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Pekanbaru, Zamhuri SPd, akhir pekan lalu di ruang kerjanya.

Dijelaskan Zamhuri, dengan ditetapkannya SMP N 6 Pekanbaru sebagai sekolah model, pihaknya berkewajiban untuk meningkatkan sarana prasarana yang belum lengkap, meningkatkan prestasi akademik maupun non akademik,juga peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) para guru dan  kegiatan pengembangan diri dan lain-lain, sebagaimana yang ditetapkan pada delapan standar Pendidikan oleh Pemerintah, sebutnya.
 
Menurut Zamhuri, sekolah model adalah sekolah berbasis standar nasional pendidikan, yang mencakup 8 standar nasional pendidikan. Yakni, standar kompetensi lulusan, standar proses, standar isi, standar penilaian, standar PTK, standar pengelolaan, standar pembiayaan, standar sarpras. 

Sekolah model adalah sekolah yang ditetapkan dan dibina oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) untuk menjadi sekolah acuan bagi sekolah lain di sekitarnya dalam penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri.

Sekolah model menerapkan seluruh siklus penjaminan mutu pendidikan secara sistemik, holistik, dan berkelanjutan, sehingga budaya mutu tumbuh dan berkembang secara mandiri. SMPN 6 saat ini menjadi  sekolah percontohan dan membina lima sekolah di Pekanbaru yang disebut sebagai sekolah imbas,kata Zamhuri.

Dia berharap dapat menjadi sebagai sekolah percontohan yang ada di Pekanbaru dan dapat membina sekolah sekolah yang ada di bawah binaan dengan baik, sehingga prestasi yang dicapaipun dapat ditularkan pada kelima sekolah tersebut,kata Zamhuri.

Ditanya, kendala yang dihadapi dalam menjalankan program sekolah model.Menurut Zamhuri, Kendala saat ini  adalah belum terpenuhinya PTK, artinya masih ada beberapa guru yang belum mengusai IT. Untuk itu pihaknya tengah melakukan pelatihan secara internal dengan meminta panduan dari pengawas,terangnya. pengawas.
 
Selain itu kata Zamhuri, pihaknya juga telah melakukan pendekatan kepada orang tua siswa agar benar benar bekerjasama dengan pihak sekolah dalam mewujudkan delapan strandar pendidikan untuk menuju sekolah rujukan, ujarnya.
 
Ditambahkan Zamhuri lagi, melihat kondisi sekolah SMP Negeri 6 saat ini, yang juga sudah menjadi sekolah Adiwiyata tingkat provinsi Riau, akan mampu mengemban tanggung jawab dan kewajiban sebagai sekolah model. Dan optimis akan mampu meraih predikat sebagai sekolah rujukan, tutupnya. (Jsn)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Gubri Hadiri Kenduri Melayu 2017 di Kabupaten Bengkalis
Bupati dan DPRD Teken MoU KUPA PPAS Perubahan 2017
Gubri Resmi Buka Riau Investment Forum 2017
Internasional Fun Swimming 2017, Kazona Tengah Bakamla RI Lepas Peserta di Pantai Kalasey
Besok Malam Bupati Harris Buka Pelalawan Expo 2017

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad