Home  / Pendidikan
Sekolah Lima Hari, Pendidikan Agama Bakal Dihapus
Selasa, 13 Juni 2017 | 22:35:10
Foto: dok.JPNN.com
Mendikbud Muhadjir Effendy.
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy kembali mengeluarkan wacana yang mengagetkan anggota Komisi X DPR RI yaitu dihapuskannya pendidikan agama di sekolah. Ia beralasan nilai agama di rapor siswa akan diambil dari pendidikan di Madrasah Diniyah, masjid, Pura, atau gereja.

"Sekolah lima hari itu tidak sepenuhnya berada di sekolah. Guru dan siswa hanya berada di dalam kelas beberapa jam. Selebihnya di luar kelas atau sekolah,” kata Menteri Muhadjir dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI, Selasa (13/6).

Untuk pendidikan agama, lanjutnya, masing-masing sekolah bisa mengajak siswa belajar di masjid, pura, dan gereja. Atau bisa juga, guru-guru di TPA atau Madrasah Diniyah, datang ke sekolah memberikan pelajaran agama.

"Kalau sudah dapat pelajaran agama di luar kelas, otomatis siswa tidak perlu lagi dapat pendidikan agama di dalam kelas. Nanti, akan kami atur teknisnya, agar pendidikan agama yang didapat di luar kelas atau sekolah itu disinkronkan dengan kurikulum," beber Muhadjir.

Dengan sinkronisasi itu, pelajaran agama yang diberikan pengajar luar bisa sesuai. Pengajar ini juga berhak memberikan nilai agama kepada para siswa.(esy/jpnn)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Iqra dan Lima Hari Sekolah
Jumat Barokah Polresta Pekanbaru Berikan Perlengkapan Sekolah ke Panti Asuhan
Alquran dan Sains Jelaskan Penyebab Matahari Padam
Kemendikbud Klarifikasi Soal Pendidikan Agama
Panglima TNI: TNI Dengan Masyarakat Akan Gelar Doa Bersama 17 17 17

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU