Home  / Pemerintahan
Bupati Amril: Insya Allah 2019 Pipa Air Bersih Sudah Sampai ke Desa Pedekik
Rabu, 23 Mei 2018 | 22:44:09
Diskominforsantik Bengkalis
Bupati Amril saat menyampaikan sambutan di Masjid Sabilillah, Desa Pedekik.
BENGKALIS, riueditor.com - Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengatakan, pada tahun 2019 mendatang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bengkalis akan menyalurkan air bersih sampai ke Desa Pedekik.
 
"Tadi saya sudah tanya Direktur PDAM, katanya tahun 2019 pipa air bersihnya sampai ke sini. Semoga saja bisa terealiasasi, jadi nanti bapak ibu kalau mengenai air bersih langsung saja ke PDAM soalnya mereka yang  menjanjikan, saya hanya menyampaikan," sebut Bupati Amril disambut tawa jamaah shalat tarawih Masjid Sabilillah.
 
Bupati Amril mengatakan itu usai shalat tarawih saat safari Ramadhan di Desa Pedekik, Selasa malam, 22 Mei 2018.
 
Dibagian lain, terkait ketertiban dan kemamanan masyarakat (Kamtibmas) Bupati Amril mengingatkan masyarakat untuk senantiasa berkoordinasi dengan pihak kemamanan jika melihat gera-gerik pendatang atau warga yang mencurigakan.
 
"Tadi siang kami bersama Forkopimda membuat pernyataan sikap bersama, menyikapi hal-hal yang terjadi di daerah ini, seperti bom surabaya dan teror di Mapolda Riau, artinya kita harus tetap waspada kalau ada tamu yang mencurigakan harus diwaspadai, segera lapor kepada Babinsa, Babinkamtibmas dan pihak keamanan desa," imbaunya. 
 
Amril menjelaskan, Keamanan bukan hanya tugas TNI dan Polri, masyarakat juga mesti berkontribusi, jangan sampai acuh tak acuh dengan lingkungan.
 
"Kita harus saling berkoordinasi, kita sekarang harus hati hati, agama kita tidak membenarkan pemahaman radikal, mungkin itu karena mereka memahami hadist sepenggal-sepenggal . Untuk itu mari kita jaga keluarga kita jangan sampai menjadi pelaku teror," ajaknya.
 
Amril menegaskan, saat ini agama Islam sedang diuji, karena pelaku teror mengenakan atribut Islam, seperti cadar, berjanggut dan berpakaian Islami. Menurutnya waspada harus namun tetap mengedepankan fakta.
 
"Jangan salah sangka dulu, bercadar dan celana cingkrang bukan teroris, harus kita selidiki terlebih dahulu. Ini perlu kerjasama semua masyarakat," tandasnya.***

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Uang Berstempel Ganti Presiden 2019, BI: Akan Dimusnahkan
Persiapan Pilkada Jateng, Babinsa dan Linmas Atur Strategi
Khairul Fahmi Nakhodai KONI Rohul periode 2018-2022
PKS Harapkan Koalisi Keumatan Terbentuk Sebelum Pilkada Serentak 2018
Begini Jadinya jika Nelayan Tak Tahu Batas Perairan Indonesia-Malaysia

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad