Home  / Pemerintahan
Bimtek Kades se Kampar Di Stanum Menuai Pertanyaan
Minggu, 22 Oktober 2017 | 19:11:53
sy/riaueditor.com
Kepala DPMD Kabupaten Kampar, Ranayus
BANGKINANG, riaueditor.com - Acara Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Kepala Desa se Kabupaten Kampar di Taman Rekreasi Stanum Bangkinang, tanggal 20 hingga 24 Oktober 2017 menimbulkan pertanyaan.

Dalam acara pembukaan hanya dihadiri 8 orang Kepala Desa (Kades). Kendati demikian tetap dibuka secara resmi oleh Bupati Kampar diwakili staf ahli Bupati Kampar, Zamzami.

Diketahui, kegiatan itu difasilitasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kampar.

Adapun Kades yang hadir diacara pembukaan antara lain, Kepala Desa Gading Sari, Bangkinang Kota, Kuok, Empat Balai, Silam, Tanjung Alai, Lereng, Buluh Nipis dan Sekdes Buluh Nipis.

Sebelum memberikan sambutan dan membuka secara resmi kegiatan Bimtek, Zamzami sempat mempertanyakan kehadiran Kades.

Namun Zamzami tetap memberikan motivasi kepada peserta Bimtek dan berharap peserta Bimtek terus bertambah.

Kepala DPMD Kabupaten Kampar, Ranayus dalam laporannya menyampaikan, bahwa direncanakan peserta Bimtek 100 orang lebih.

Dalam kegiatan Bimtek ini juga akan membicarakan kegiatan study banding ke Gresik Surabaya Jawa Timur.

Ranayus sangat menyayangkan ketidakhadiran Kepala Desa dan Perangkat Desa. Sebab dalam Bimtek diberikan pemahaman dalam pengelolaan Dana Desa.

“Kita hanya memfasilitasi, pengelolaan anggaran kan mereka. Mau ikut atau tidak itu urusan mereka,” ujar Ranayus kepada awak media via selulernya, Sabtu (21/10/2017)

Pihak DPMD memang tidak punya kewenangan mewajibkan Kepala Desa mengikuti kegiatan Bimtek. Anggaran yang dipakai dalam kegiatan Bimtek itu juga merupakan anggaran Desa itu sendiri, ucapnya.

Pernah diberitakan, Bimtek Kades di Kampar menuai pro dan kontra ditengah masyarakat. Karena dianggap pemborosan anggaran.

Sementara itu, Ketua Forum Kepala Desa se-Kabupaten Kampar, Ulul Azmi, SH, MH angkat bicara terkait permasalahan ini.

Menurutnya, Bimtek yang difasilitasi oleh Dinas PMD itu dibuat secara sepihak tanpa berkoordinasi dengan para Kepala Desa.

“Kami para Kepala Desa bukan tak mengindahkan intruksi Bupati untuk tempat pelaksanaan Bimtek. Kami para Kepala Desa memiliki alasan-alasan tertentu untuk tidak mengikuti kegiatan Bimtek tersebut,” ujar Ulul Azmi kepada auramedia melalui via selulernya, Sabtu (21/10/17).

Kepala Desa Parit Baru itu menjelaskan, sebagian Kepala Desa tidak mau ikut kegiatan Bimtek disebabkan lembaga yang melaksanakan sekarang adalah lembaga yang menelantarkan Kepala Desa di Bandung dan BPD di Lombok pada kegiatan Bimtek sebelumnya. Dan sebagian Desa saat ini lagi berkonsentrasi menghadapi Pilkades.

”Jadi, bukan titak mengindahkan arahan Pak Bupati. Dalam hal ini Pak Bupati tidak pernah melakukan undangan ataupun surat tertulis kepada Kepala Desa. Hanya DPMD yang membuat surat Rakor yang intinya Bimtek dan rakor yang sudah dilaksanakan pada hari Selasa kemaren, tidak menghasilkan keputusan apapun,” jelas Ulul Azmi.

Melalui media, Ia meyampaikan agar Dinas PMD jangan lagi melakukan intimidasi terhadap Kepala Desa. Ini salah satu alasan Kepala Desa tak ikut Bimtek.

"Kami pengen tidak diintimudasi lagi, jangan digertak-gertak, jangan ditelpon-telpon oleh oknum dinas karena kami Kepala Desa ingin fokus bekerja dan tenang. Sebab pengawasan sudah tertuju kepada Kepala Desa,” bebernya.

Alasan kami selanjutnya adalah pada tahun 2016 Alokasi Dana Desa di Kampar belum cair 30%. Kok ada lagi Bimtek yang difasilitasi oleh DPMD ini, kok Bimtek yang disuruh cepat-cepat, dana aja belum cair, kesalnya.

Ia menjelaskan, sebagian Kepala Desa merasa tertekan sebab dana belum cair tapi sudah disuruh Bimtek. "Biarkan kami bekerja dengan benar dan tenang agar bisa membantu Pak Bupati untuk mengejar ketertinggalan daerah kita ini," ujarnya.

Menurutnya, kegiatan Bimtek yang diadakan juga terkesan asal-asalan dan terburu-buru, sebab Kabupaten Kampar saat ini sedang terfokus mensukseskan agenda Porprov. “Kami, Kepala Desa se-Kabupaten Kampar sudah komit untuk melakukan Bimtek dan Studi Banding usai pelaksanaan Porprov,” tutup Ulul Azmi. (Auramedia/Syailan Yusuf)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Tingkatkan Pelayanan, Disdukcapil Berencana Pindah Kantor
Wujudkan Smart City, Diskominfo Rancang Master Plant TIK
Maju di Pilkades Domo, Baharin Candra Ingin Mengabdi pada Masyarakat
Artis Ibukota Meriahkan Malam Penutupan Porprov Ke IX Di Kampar
Kabupaten Siak Bertengger di Posisi Empat Porprov Riau IX

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad