Home  / Parlemen
Masyarakat Pelalawan dan Siak Pertanyakan Bankeu 100 juta per Desa
Selasa, 4 September 2018 | 09:23:27
fin/riaueditor.com
Anggota DPRD Riau Sugianto saat mengunjungi salah satu warga penerima bantuan RLH di Siak dalam kegiatan reses minggu lalu.
PEKANBARU, riaueditor.com - Dari sekian  titik yang dikunjungi selama reses Minggu kemarin, màsyarakat Kabupaten Pelalawan dan Siak umumnya mempertanyakan APBD Riau 2018 yang dilaksanakan di dua kabupaten tersebut. Selain itu mereka juga mempertanyakan realisasi bantuan keuangan Rp 100 juta per desa.

"Intinya sama, rata rata mereka menanyakan APBD Riau 2018 yang sudah dianggarkan di daerah dilaksanakan. Khusus di kabupaten Siak umumnya mereka mengeluhkan bantuan keuangan yang Rp 100 juta per desa yang sampai hari ini belum cair", ujar anggota DPRD Riau Sugianto saat dikonfirmasi, Senin (03/09/18).

Politisi PKB itu mengungkapkan, bantuan keuangan desa tersebut ada yang sudah cair, sebagian lagi masih belum. Mereka mengaku pencairan dana tersebut entry, tapi entrynya lama. 

Menyikapi keluhan masyarakat soal bantuan dana keuangan desa itu, Sugianto berjanji akan mempertanyakan masalah tersebut ke instansi yang mengelola dana tersebut. 

"Informasi yang saya peroleh di lapangan dari sejumlah Kepala desa, belum 50 persen bantuan keuangan desa itu cair", ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, sapi bantuan Provinsi juga menjadi pertanyaan masyarakat yang ia kunjungi. Menjawab hal itu Sugianto menjelaskan bahwa sapi bantuan tersebut dalam proses lelang. 

"Saya bilang sama mereka tinggal tunggu saja. Tidak seperti tahun tahun sebelumnya pemenang lelang tidak melaksanakan dengan baik. Insya Allah pengadaan bibit sapi tahun ini bisa terlaksana sesuai harapan kita", ucapnya.

Sementara terkait pelaksanaan bantuan Rumah Layak Huni (RLH) 2018 yang dilaksanakan di dua Kabupaten, sejauh ini belum ada keluhan, sebut anggota Komisi B DPRD Riau tersebut.

"Alhamdulillah yang di Siak masyarkat antusias dan berterimakasih. Saya juga sempat menengok beberapa RLH yang dibangun tahun ini. Contohnya yang di Lubuk Tilam Kecamatan Dayun, itu juga berjalan dengan baik", ucap Sugianto.

Ia menilai penerima bantuan RLH disana sudah sesuai kriteria. Seperti dari sisi usia harus diatas 40 tahun.

"Kalau saya dampingi pengajuannya rata rata sesuai juknis dan kriteria yang diatur oleh provinsi. Penerima RLH disàna mereka yang rumahnya jelek, itu yang dibangun. 

Ia mengatakan kalaupun ada RLH yang dibangun diatas tanah kosong,   dia punya tanah namun menumpang dirumah orang lain di wilayah itu juga, sebut Sugianto. (fin)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Gubernur Riau Terpilih Dukung Penuh Keberadaan KIP Riau
APSI Riau dan FPR Boyong Vokalis Band Internasional Debu ke Palu, Asep Ruhiat: Nanti Nyanyi Baren KPJ
Mutasi Polri, Wakapolda Riau Brigjen Pol Drs HE Permadi MH Diganti
Polda Riau Amankan 52 Ton Kayu Illegal Logging dan 19 Tersangka
Perempuan Riau Penyebar Berita Hoaxs Gempa Palu Diciduk Polisi

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad