Home  / Parlemen
Belajar Soal Publikasi, Wartawan Didampingi Pimpinan DPRD Sleman Kunjungi DPRD Kota Pekanbaru
Rabu, 4 April 2018 | 20:43:43
eza/riaueditor.com
PEKANBARU, riaueditor.com - Sebanyak 9 wartawan dan 4 pimpinan ditambah 8 Sekretariat dan Staff DPRD Sleman kunjungi DPRD Kota Pekanbaru, Rabu (4/4) pagi. Mereka ingin menambah wawasan tentang publikasi kegiatan DPRD.

Pimpinan DPRD Sleman yang hadir dan tertulis di Surat Perintah Perjalanan Dinas yakni Haris Sugiharta sebagai Ketua DPRD Sleman, HR Sukaptana, R Inoki Azmi Purnomo SAg, H Sofyan Setyo Darmawan ST MEng, mereka Wakil Ketua DPRD Sleman.

Di DPRD Kota Pekanbaru, rombongan ini disambut Kabag Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Pekanbaru, M Rizal Karim SAg bersama sejumlah Staff Bagian Protokoler. Rombongan "diladeni" di ruang Badan Musyawarah Lantai 1 Gedung DPRD Kota Pekanbaru.

Dalam diskusi yang dipimpin Kabag Persidangan ini, Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta melayangkan berbagai pertanyaan, terutama mengenai jumlah media massa yang ada di DPRD Kota Pekanbaru, yang aktif menyebarluaskan informasi kegiatan lembaga legislatif tersebut.

Pertanyaan ini dijawab Rizal Karim, bahwa khusus di DPRD Kota Pekanbaru sudah ada Forum Wartawan Legislatif (FWL) yang jumlah keanggotaannya saat ini 15 orang diketuai oleh Jhoni Hasben ST dari media Harian Vokal.

Sebanyak 15 orang keanggotaan FWL ini, kata Rizal, berasal dari berbagai media massa, baik online, cetak maupun televisi. 

"Mereka inilah yang aktif setiap hari mempublikasikan kegiatan-kegiatan kita di DPRD Kota Pekanbaru," kata Rizal sambil mengarahkan pandangan kepada sejumlah Anggota FWL Pekanbaru yang hadir saat itu.

Kemudian Wakil Ketua DPRD Sleman H Sofyan Setyo Darmawan ST MEng juga menanyakan tentang penganggaran publikasi, apakah wartawan yang mempublikasikan kegiatan DPRD dan berposko di DPRD Pekanbaru dibayar dari APBD.

Menjawab ini, Rizal menjelaskan bahwa para wartawan yang tergabung di FWL Pekanbaru hanya mendapat kerjasama publikasi dalam bentuk advertorial dan galeri foto. Sementara untuk berita-berita kegiatan sehari-hari Anggota DPRD Kota Pekanbaru dipublikasikan para wartawan FWL di media mereka masing-masing secara gratis. "Kita bayar kegiatan paripurna dalam bentuk belanja publikasi galeri foto," terang Rizal.

Ditanyakan mengenai prosedur pengadaan belanja publikasi untuk media tersebut, apakah dilakukan secara lelang, dikatakan Rizal bahwa kegiatan publikasi tidak dilelang, karena masuk spesifikasi khusus.

Dari wartawan DPRD Sleman, menanyakan kepada Rizal apakah wartawan di DPRD Kota Pekanbaru dalam wawancara kepada para anggota Dewan memiliki aturan tersendiri, seperti materi yang ditanyakan harus sesuai dengan bidang Anggota DPRD tersendiri, seperti bidang pendidikan tidak bisa menanggapi persoalan hukum. Kemudian adakah aturan di DPRD agar wartawan berpenampilan menarik, tidak menggunakan kaos oblong dan sendal jepit liputan di dalam gedung DPRD.

Rizal menjelaskan bahwa wartawan tidak ada dibatasi mempertanyakan apa saja kepada Anggota DPRD dalam upaya wartawan membuat karya jurnalistiknya, meskipun pertanyaan di luar bidang Anggota DPRD itu. Karena setiap anggota DPRD berhak berbicara dan kewenangan Anggota DPRD juga menjawab atau tidak menjawab pertanyaan wartawan.

"Kalau mengenai tata tertib, penampilan wartawan, kita bisa lihat sendiri wartawan kita disini, mereka sangat memahami sedang berada di lembaga terhormat ini, mereka berpenampilan rapi, Ketua FWL kita lihat ini tampak menggunakan batik, rambut para wartawan kita lihat rapi," jawabnya. (Eza)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Relawan PAS Pekanbaru Terima SK
Tiga Pria di Pekanbaru Ini Tertangkap Sedang Bawa 4,5 Kg Sabu dan 3.009 Butir Ekstasi
DPRD Riau Sidak Tiga Proyek Strategis
Pria di Pekanbaru Nekat Curi Motor Anggota Brimob yang Bertugas Jaga
Pemko Pekanbaru Kembali Lantik 91 Pejabat Struktural

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad