Home  / Nasional
Peluru Nyasar ke Gedung DPR, Gerindra: Itu Tindakan Teror
Rabu, 17 Oktober 2018 | 23:00:26
(Doc. Net)
Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani
JAKARTA - Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani meyakini jika insiden peluru nyasar ke Gedung DPR bukan berasal dari lapangan tembak. Pasalnya Muzani melihat ada beberapa keanehan dalam peristiwa tersebut.

Salah satu keanehannya kata Muzani, kenapa semua peluru yang nyasar mengarah ke lantai atas ruang kerja anggota DPR. Jika memang untuk kepentingan latihan tegas Muzani, harusnya peluru tidak diarahkan ke atas.

"Saya tidak menganggap ini sebuah kebetulan. Kalau kemarin, ketika terjadi pada ruang kerja Pak Wenny Warouw, dari Gerindra dan dari Golkar, saya masih menganggap itu sebagai sebuah, sesuatu yang mungkin tidak disengaja. Meskipun ada keanehan misalnya latihan menembak masa ke atas?" kata Muzani di kediaman Prabowo, Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, (17/10/2018).

Keanehan selanjutnya kata Muzani, jarak antara lapangan tembak dan Gedung DPR cukup jauh. Sementara ada gedung yang lebih dekat, tapi tidak pernah terkena peluru nyasar.

"Yang kedua lapangan tembak itu kan jaraknya jauh dari gedung Senayan (gedung DPR). Yang paling dekat dengan itu kan Hotel Mulia. Saya hampir nggak pernah dengar ada peluru nyasar ke Hotel Mulia, padahal itu lebih dekat dan bidangnya sama, tinggi," papar Muzani.

Muzani melihat peristiwa tersebut lebih kepada ancaman, bukan sebuah kebetulan. Sehingga Muzani meminta pimpinan DPR dan polisi segera bertindak.

"Ini adalah sebuah teror kepada anggota dewan dalam melaksanakan tugasnya, termasuk ancaman keselamatan kepada pejabat negara namanya anggota DPR," terang Muzani.

"Atas nama peluru nembak, atas nama latihan tembak bisa saja. Tapi sesungguhnya ada kesengajaan dan itu bahaya sekali untuk keselamatan anggota DPR. Pimpinan dewan saya harap bisa mengambil langkah tepat, cepat karena ini bisa menjadi ancaman kepada siapapun," imbuhnya.

Insiden peluru nyasar terjadi pada Selasa (17/10/2018). Peluru yang disebut berasal dari anggota Perbakin yang sedang latihan tembak itu menyasar ke ruangan anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Wenny Warou di lantai 16 dan Bambang Heri di lantai 13.

Insiden serupa kembali terjadi hari ini (17/10/2018). Kali ini peluru tersebut bersarang di ruangan anggota DPR Fraksi Demokrat Vivi Sumantri Jayabaya dan ruangan anggota Fraksi PAN Totok Daryanto.

(jarrak.id)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Menhub: Proyek Kereta Cepat & LRT Dihentikan Sementara
Siapa Carlos Ghosn, Bos Nissan yang Ditangkap
Saham Nissan Rontok Usai Penangkapan Carlos Ghosn
109 CPNS Ikuti Diklat Prajabatan Golongan II dan III Selama 7 Hari
Diperkosa Preman Kampung, Siswi SMP di Bogor Hamil 6 Bulan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad