Home  / Nasional
Ini Klarifikasi Video Dugaan Pungli Oknum Polisi di Bogor
Senin, 16 Juli 2018 | 18:19:11
(foto: Putra RA/Okezone)
Kasatlantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama.
BOGOR - Kasatlantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama menyebut bahwa video viral di media sosial terkait adanya anggota polisi diduga melakukan pungli kepada pengendara adalah bohong (hoax).

Menurut Hasby, terdapat miss komunikasi yang terjadi antara perekam video bernama Pandu (32) dengan Kanit Lantas Polres Dramaga Ipda Lukito saat melakukan penindakan penilangan kendaaraan.

"Kita sudah melakukan pemeriksaan video tersebut, kita juga sudah mempertemukan kedua belah pihak. Disitu tidak ada transaksi uang atau pungli hanya perdebatan dan miss komunikasi," kata Hasby, di Mapolres Bogor, Jawa Barat, Senin (16/7/2018).

Kala itu, Ipda Lukito hanya memberi penjelasan terhadap Pandu terkait besaran denda tilang jika melanggar aturan berlalu lintas. Namun, penjelasan tersebut disalahartikan oleh Pandu yang merekam kejadian itu dengan ponselnya di sekitar Kampus IPB Dramaga Bogor pada Kamis 21 Juni 2018 lalu.

"Jadi, saudara Pandu melakukan pelanggaran. Lalu, yang bersangkutan nanya denda dan pak Lukito menyebut jumlahnya (Rp 80 ribu) bisa langsung ke bank. Namanya orang bertanya harus memberitahu. Jumlah itu kan, tergantung kebijakan dari pengadilan jadi pak Lukito hanya menyampaikan kira-kira nanti bayar segitu. Mungkin ada miss komunikasi, seolah harus membayar uang segitu di lokasi," paparnya.

Hasby pun memastikan bahwa video viral yang telah menyebar luas di media sosial tersebut tidak utuh seperti saat kejadian yang sebenarnya sehingga menimbulkan presepsi berbeda oleh masyarakat.

"Kenyataannya Ipda Lukito hanya memberitahukan dendanya sekian loh, dan kalau tidak percaya bisa langsung ke pengadilan. Kemudian setelah selesai itu, videonya tidak utuh sekitar 3 menitan dan yang bersangkutan tetap ditilang," pungkas Hasby.

Pihaknya pun masih terus melakukan penyelikan terkait ada atau tidaknya pelanggaran UU ITE dalam kasus ini karena menyangkut nama baik seseorang dan institusi Polri khususnha Satlantas Polres Bogor.

Sementara Pandu (32) meminta maaf jika video yang pernah direkamnya itu kembali muncul di media sosial sehingga menimbulkan perdebatan.

"Saya ingin mengklarifikasi video tersebut sudah lama dan sudah diselesaikan secara kekeluargaan dengan Polres Bogor. Tidak ada pungli, hanya perdebatan biasa. Saya meminta maaf jika video itu membuat kegaduhan," ungkap Pandu.

Ia pun meminta kepada pihak yang telah kembali memviralkan video tersebut di media sosial segera menghapusnya. Selain tidak sesuai dengan kejadian yang sebenarnya, video tersebut juga dinilai sudah merugikan nama pribadinya dan instansi Polri terkait.

"Saya minta orang-orang yang mengupload videonya untuk segera dihapus. Karena saya secara pribadi saya juga dirugikan dan instansi terkait," tutup Pandu.

Sebelumnya, beredar video viral di media sosial yang dibagikan oleh pemilik akun Facebook Ka Pink, pada Sabtu 14 Juli 2018. Terlihat pria di balik kamera memprotes anggota polisi berkumis yang diduga membuat aturan sendiri dengan menetapkan denda tilang.

Ia membuat kebijakan sendiri dengan mewajibkan si pelanggar membayar Rp80.000 untuk setiap pasal yang dilanggar pengendara. Namun, saat dicecar si perekam kamera soal aturan yang menyebutkan denda Rp.80.000 per pasal pelanggaran oknum polisi itu tak bisa menunjukkan peraturan tertulis tersebut.

Yang tertera pada peraturan itu ialah besaran denda tilang pelanggaran mengendarai tanpa memiliki SIM yaitu sebesar satu juta dan tidak membawa STNK Rp500.000. Adapun pelanggaran pengendara yang tidak memakai helm akan dikenakan denda Rp250.000 dengan mengikuti proses hukum di persidangan.

Polisi Pungli

"Ini saya punya kebijakan, kamu enggak usah rekam-rekam saya, cari penyakit kamu," ujar polisi berkumis itu dengan nada tinggi.

Mendengar ancaman itu, si perekam video tidak gentar dan justru mengancam balik akan melaporkan ulahnya ke Polda. Sebelumnya, si perekam juga memintai identitas polisi itu namun tidak digubris.

Dalam video terdapat pula seorang wanita berjilbab yang ikut ditilang, namun saat ditanyakan namanya oleh polisi tadi, si perekam video melarang wanita itu menyebutkan identitasnya. "Kamu enggak usah sebutin nama kamu," sergah pria itu.

Pengendara Ditilang

"Per pasal Rp80.000 itu pungli pak, saya lapor ke Polda lho pak," timpal pria itu lagi.

Sejak pertama kali diunggah pada Sabtu 14 Juli 2018 lalu, video ini sudah ditonton sebanyak lebih tiga juta kali dan dibagikan lebih dari 67.000 kali.

(okezone.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
LIPPSI Pertanyakan Tindak Lanjut Dugaan Korupsi Pembangunan IGD RSJ Pekanbaru
Pengendara Motor Tipu Polisi saat Mau Ditilang, Aksi Kaburnya Bikin Ngakak
Anggota Polri Berpangkat AKBP Ditangkap Bawa Sabu di Bandara Soetta
Tim Saber Pungli Jaring Pegawai Honorer STAIN Bengkalis
Merasa Diancam, Wartawan Laporkan Oknum Anggota Dewan ke BK

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad