Home  / Nasional
Pemerintah Raup Dana Segar Rp15 Triliun dari Lelang SUN
Selasa, 22 Mei 2018 | 21:48:36
Ilustrasi antara
JAKARTA - Pemerintah menyerap dana Rp15 triliun dari lelang lima seri Surat Utang Negara (SUN) untuk memenuhi sebagian pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dengan total penawaran mencapai Rp31,4 triliun.

Keterangan pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Selasa (22/5/2018), menyebutkan lelang itu memenuhi target maksimal yang ditetapkan Rp15 triliun.

Untuk seri SPN03180823, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp2,2 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,19545%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 23 Agustus 2018 ini mencapai Rp3,32 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon diskonto ini mencapai 4,95% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 5,7%.

Untuk seri SPN12190214, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp3,3 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,86091%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 14 Februari 2019 ini mencapai Rp5,82 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon diskonto ini mencapai 5,4% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 6,65%.

Untuk seri FR064, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp6,75 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,46711%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada tanggal 15 Mei 2028 mencapai Rp14,27 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 6,125% ini mencapai 7,38% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 8,85%.

Untuk seri FR065, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp2 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,91952%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada tanggal 15 Mei 2033 mencapai Rp3,74 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon persen 6,625 ini mencapai 7,78% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 9,27%.

Untuk seri FR075, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp0,75 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,99947%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada tanggal 15 Mei 2038 mencapai Rp4,31 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 7,5% ini mencapai 7,94% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 9,44%.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan tidak menyerap dana dari lelang lima seri Surat Utang Negara (SUN), yang berlangsung pada Selasa (8/5), dengan penawaran yang masuk mencapai Rp7,18 triliun.

(okezone.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Ternyata Utang Indonesia Habis Buat Bayar Bunga, Bukan Bangun Infrastruktur
Kemenag Keluarkan Surat Edaran soal Aturan Pengeras Suara di Masjid dan Musala
Utang Luar Negeri RI Naik 5,5% Jadi Rp 5.157 T di Kuartal II
Di Depan Jokowi, Ketua MPR: Beban Utang RI Lebihi Batas Wajar
DPRD Riau Akui Belum Terima Surat Pengunduran Diri Gubernur

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad