Home  / Misteri
Suara Tangisan Tengah Malam di Sebelah Kamar Kos
Sabtu, 25 Maret 2017 | 16:06:09
Ilustrasi
"Hantu memang ada. Itulah yang diyakini oleh Anto, salah seorang teman dari penulis hantupedia yang sudah sangat “akrab” dengan hantu. Saya bilang akrab karena teman yang biasa dipanggil Anto Super ini sudah sangat sering melihat hantu secara langsung. Anehnya, kisah nyata misteri ini hanya ia alami selama menempuh kuliah. Setelah lulus kuliah, ia tak pernah mengalaminya lagi hingga sekarang. Anto kuliah di salah satu perguruan Negeri di Yogyakarta di jurusan Kimia. Kisah misteri yang ia alami pertama kali terjadi seminggu setelah ia masuk bangku perkuliahan."

Anto adalah mahasiswa asli Jogja yang tinggal di Mlati. Pada masa awal perkuliahan, ia sudah akrab dengan beberapa temannya yang berasal dari luar Jogja. Teman-temannya yang berasal dari luar Jogja kebanyakan tinggal di kos. Itulah kenapa Anto kadang menginap di kosan temannya. 

Sekitar seminggu setelah perkuliahan dimulai, Anto berencana menginap di kos temannya yang bernapa Arip. Malam itu ia juga bersama dengan 3 teman lainnya. Awalnya mereka saling cerita pengalaman SMAnya dulu. Tak terasa malam sudah mulai larut. Namun karena esok adalah hari Minggu dan perkuliahan libur, mereka tetap asik bercanda.

Sekitar pukul 2.00 dinihari mereka tak kuasa menahan kantuk. Akhirnya mereka semua memutuskan untuk tidur di kamar kos Arip yang luasnya hanya sekitar 3 x 4 meter itu. Suara dengkuran saling bersahutan hingga mengganggu telinga. Anto yang terbiasa tidur di rumah pun kesulitan untuk memejamkan mata. Berbeda dengan teman lainnya yang mungkin karena memang sudah terbiasa tidur di kos. Namun, bukan karena suara dengkuran dari teman-temannya yang membuat Anto susah tidur. Dari kamar kos sebelah, terdengar suara tangisan seorang wanita. Padahal, kos-kosan tersebut adalah kos-kosan khusus pria dan tidak ada wanita yang tinggal di tempat kos tersebut.

Melihat teman di kanan kirinya sudah tidur terlelap, Anto mencoba untuk cuek dan tidak menghiraukan suara tangisan tangisan yang terdengar dari kamar kos sebelah. Namun sialnya suara tangisan itu semakin keras dan jelas. Anto heran kenapa teman-temannya bisa tidur sepulas itu padahal suara tangisan yang terdengar itu semakin keras dan jelas. Sebenarnya, Anto penasaran tapi tidak berani mengecek ke kamar sebelah yang merupakan asal suara tangisan itu. Anto pun mencoba menutup kepalanya dengan sarung agar bias tidur dan tidak terganggu dengan suara tangisan wanita dan dengkuran dari teman-temannya.

Anehnya suara tangisan tersebut tetap terdengar dengan jelas di telinga Anto. Hingga sekitar pukul setengah 4.00 subuh, suara tangisan itu pun akhirnya semakin kecil dan menghilang perlahan-lahan. 

Sekitar 1 setengah jam Anto menahan takut campur penasaran oleh suara tangisan misterius itu. Akhirnya, Anto pun bisa tidur. Namun, sekitar setengah Adzan berkumandang, karena tempat kos Arip dekat dengan masjid, maka suara Adzan sangat terdengar dengan keras dan mereka semua pun terbangun. Setelah Sholat Subuh bergantian, mereka kembali tidur. Hari Minggu adalah hari malas-malasan terutama bagi anak kuliahan atau anak kos. Mereka baru terbangun lagi sekitar pukul 9 pagi.

Setelah mereka semua bangun, Anto menceritakan kejadian yang dialaminya kepada teman-temannya, termasuk Arip yang tinggal di kos tersebut. Namun, mereka semua justru tidak percaya dan dikira hanya menakut-nakuti saja. Arip yang tinggal di kos tersebut mengatakan kalau kamar kos sebelah itu kosong, belum ada yang menempati, jadi tidak mungkin kalau ada suara tangisan wanita dari kamar kos sebelah. Namun, Anto tetap ngotot pada pendiriannya karena memang suara tangisan wanita tersebut sangat jelas terdengar.

Beberapa hari setelahnya, ketika mereka bertemu di kampus, mereka pergi makan di sebuah warung burjo atau warung pasundan. Arip yang waktu itu tidak percaya dengan cerita Anto secara mengejutkan malah bercerita kalau tadi malam ia tidak bisa tidur karena mendengar suara wanita yang kadang menangis dan kadang tertawa. Seperti yang kita tahu, hantu wanita yang sering tertawa dan menangis adalah kuntilanak. Namun benarkah tempat kos Arip memiliki “penghuni”? Karena penasaran, akhirnya Anto ingin menginap di tempat kos Arip lagi. Namun, kali ini mereka hanya berdua karena tidak ada teman lain yang mau diajak menginap di sana juga.

Anto pun menginap di tempat kos Arip malam itu. Namun karena saat itu bukan malam Minggu dan esoknya ada kuliah, mereka memutuskan untuk tidur saat waktu baru menunjukkan pukul 10 malam. Biasanya anak kos tidur larut malam. Mereka pun tidur terlelap. Pada tengah malam, mereka berdua bangun dan kaget karena mendengar suara seorang wanita menangis. Seperti yang terjadi sebelumnya, suara itu berasal dari kamar sebelah. Karena mereka takut, akhirnya mereka keluar lari keluar kamar. Karena sudah tengah malam, mereka bingung mau ke mana. Pulang ke kos lagi seperti tak mungkin karena takut.

Arip yang terburu-buru lari keluar kamar sampai tidak ingat kalau HPnya tertinggal. Hanya Anto yang bawa HP saat itu. Anto mencoba menghubungi teman lain yang belum tidur. Niatnya ingin menginap di sana. Namun ternyata tidak ada yang membalas pesan dari Anto. Mungkin saja mereka semua sudah tertidur pulas, sedangkan Anto dan Arip dalam ketakutan. Akhirnya, mereka berdua memutuskan untuk pergi ke warnet. Bereka berdua tidur di warnet hingga pagi. Ketika sudah pagi, Arip dan Anto kembali ke kos.

Pagi itu, Arip sudah sangat tidak tenang perasaanya. Setelah berpikir sejenak, Arip akhirnya menemui ibu kos, sang pemilik tempat kos tersebut, ditemani oleh Anto. Mereka berdua tidak masuk kuliah yang seharusnya ada jadwal kuliah pada pukul 7 pagi. Ibu kos pun menceritakan kalau kamar sebalah kos Arip memang dikenal berhantu. Katanya, dulu pernah ada mahasiswa pria yang tinggal di kamar tersebut dan membunuh pacarnya saat diajak ke kamr kos itu. Itulah kenapa tempat kos tersebut terbilang sepi peminat karena memang banyak yang sering mendengar suara tangisan wanita dari kamar tersebut. Bahkan, ada juga yang mengaku pernah melihat kuntilanak depan kamar kos tersebut.

Akhirnya, Arip memutuskan untuk pindah kos. Setelah seharian mencari kos baru, Arip yang ditemani Anto akhirnya menemukan kos baru. Mereka akhirnya mengangkuti barang-barang untuk pindah ke kos barunya. Mungkin inilah salah satu kisah nyata horror yang tak akan terlupakan baik oleh Anto ataupun Arip.

(hantupedia)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Menyingkap ‘Misteri’ Pulomerak Besar, Sisa Letusan Gunung Krakatau
‘Ikhlas Di Jalan Allah’ Petani Kopi Sedekah Ke Masjid Rp500 Juta
Kasus Siswi SMA yang Diperkosa Paman dan Sepupu Terbongkar oleh sang Guru
Kisah Pilu Siswi SMA yang Harus Melayani Nafsu Bejat Paman dan Sepupunya
Ya Ampun, Gadis di Pontianak Diperkosa 9 Orang Berulang-ulang hingga Pendarahan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU