Home  / Lingkungan
Kebakaran Hutan di Riau, BMKG Mendeteksi 73 Titik Panas
Minggu, 30 September 2018 | 15:15:29
ilustrasi
PEKANBARU, riaueditor.com - ‎Kebakaran hutan dan lahan kembali melanda sebagian daerah di Provinsi Riau. Lahan terbakar meliputi kebun milik masyarakat dan perusahaan. Akibatnya, titik api bermunculan dan kabut asap kembali menyelimuti udara Riau. 

Berdasarkan pantauan Satelit Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru Sabtu (29/9/2018) pagi, hotspot atau titik panas terdeteksi di 73 titik. 

"Stasiun kita mendeteksi ada 73 titik panas di sebagian wilayah Riau, itu ditemukan di 4 kabupaten," ujar Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru Sukisno, kepada riaueditor.com.

Ia menjelaskan, sebaran titik panas itu terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti sebanyak 3 titik, Pelalawan 6 titik, Indragiri Hilir terbanyak yakni 51 titik serta Indragiri Hulu dengan 13 titik panas.

Dari angka titik panas itu, kata Sukisno, Riau level confidence sebanyak 70 persen. Hal tersebut menimbulkan adanya 54 titik api. 

Titik api itu disebabkan dari adanya kebakaran hutan dan lahan. ‎BMKG mendeteksi titik api itu 3 kabupaten.

"Di Kepulauan‎ Meranti ada 1 titik api, di Indragiri Hilir 41 titik, sedangkan di Indragiri Hulu ditemukan 12 titik," jelasnya. 

Sementara untuk prakiraan cuaca ‎pada Sabtu pagi cerah berawan, begitu juga dengan siang hari cerah berawan. Sedangkan potensi hujan ringan bersifat lokal terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hilir dan Kampar.

"Prakiraan malam hari ini cerah berawan, dini hari esok juga cerah berawan. Suhu udara berkisar antara 23.0 hingga 34.0°C. Kelembapan udara 45 hinga 97 persen," jelas Sukisno.

Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger mengatakan pihaknya sedang berupaya melakukan pemadaman baik melalui udara maupun darat. Tim darat dari personel BPBD, Manggala Agni, TNI Polri, serta masyarakat dikerahkan untuk memadamkan api.

"Sedangkan dari udara kita kerahkan 3 jenis helikopter untuk melakukan water bombing atau bom air di titik kebakaran lahan masyarakat. Kalau kebakaran terjadi di perusahaan, itu mereka yang memadamkan sendiri," pungkas Edwar. (**)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Terkait Perambahan Hutan, Bos PT RPJ Ternyata Sudah Diperiksa Polisi
Kebakaran Hutan Tewaskan 74 Orang, Yunani Berkabung 3 Hari
Berikut Identitas Korban Meninggal dan Selamat Kebakaran Gedung Kemenhub
Kebakaran Hanguskan Kios dan Rumah di Pekanbaru
Video Pekerja Terjebak di Atap Gedung saat Kebakaran PRJ

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad