Home  / Lingkungan
Dari Citra Satelit, Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan Meluas hingga 7.000 Hektare
Jumat, 6 April 2018 | 08:12:28
(Foto: Amir/Okezone)
Air di Teluk Balikpapan masih tercemar minyak
BALIKPAPAN - Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Kalimantan mencatat sekitar 7.000 hektare areal laut perairan Teluk Balikpapan terdampak tumpahan minyak yang terjadi pada Sabtu 31 Maret.

Kepala P3E Kalimantan, Tri Bangun L. Sony mengatakan luasan terdampak itu diketahui melalui rekaman citra satelit sejak Minggu lalu. Diketahui luasan sekitar 7.000 hektare dengan panjang pesisir 60 kilometer mulai dari Balikpapan hingga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

“Ada 7.000 hektare yang terdampak, dengan panjang pesisir 60 kilometer rata-rata dari Penajam dan Balikpapan. Dari hari minggu sudah kita rekam sejak peristiwa dengan melihat dampak yang tercemar,” katanya saat menghadiri Konferensi Pers di Mapolda Kaltim di Balikpapan, Rabu (4/4/2018).

Akibat sebaran minyak yang begitu luas dipastikan berdampak pada ekosistem laut pada jangka panjang. “Ya kerusakan lingkungan terhadap ekosistem pada jangka panjang,” ujarnya.

Tri Bangun L yang akrab disapa Sony menyebutkan pula bahwa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) juga memperhitungkan ganti rugi kepada masyarakat. Hal ini bagian dari tuntutan perdata yang sudah ditangani sejak tumpahan minyak ini terjadi.

“Tuntutan perdata akan ditangani oleh tim KLHK. Tim sudah bekerja sejak hari Minggu terlepas dari penyebabnya, dan saat ini tim masih di lapangan,” tandas Sony.

Sementara itu, General Manager (GM) Pertamina Refinery Unit (RU) V Togar MP mengatakan yang utama dilakukan saat ini adalah penanggulangan tumpahan minyak dari perairan Teluk Balikpapan dan segera dituntaskan dengan bekerjasama seluruh pihak.

“Melakukan pembersihan tumpahan minyak seluruhnya, kami tetap tuntaskan. Saat ini bekerja bahu membahu membersihkan tumpahan minyak. Bapak sama ibu bisa lihat, sekarang sudah berkurang,” tuturnya.

Pertamina juga sudah melakukan kordinasi dan komunikasi dengan pemerintah kota dan warga terdampak sosial akibat tumpahan minyak ini termasuk memberikan santunan pada 5 korban

“Kita ada kordinator dampak sosial yang menangani ini. Kita menghubungi seluruh korban, dan kami juga akan menyantuni para korban meninggal. Kami juga turut berbelasungkawa,” tukasnya.


(okezone.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Geger, Oli Motor Campur Minyak Goreng Disebut Bikin Mesin Jadi Adem
Pertamina: Tumpahan Minyak Bukan dari Kebocoran Pipa
Mencari Khasiat Minyak Esensial
Masih 13 Anggota DPRD Rohil Belum Kembalikan Mobnas
Mantap, Ketua DPRD Rohil Miliki 3 Unit Mobnas

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad