Home  / Lingkungan
Diduga, Empat Unit Alat Berat Rambah Kawasan HPT Danau Sentul
Senin, 9 Oktober 2017 | 15:00:56
doni/riaueditor.com
Areal yang digarapkan NA, pengusaha asal Pekanbaru di Desa Danau Sentul Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar.
Kampar Kiri Hulu, riaueditor.com - Dua dari Empat unit alat berat jenis ekscavator yang beroperasi di Desa Danau Sentul Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Sabtu (7/10/17) keluar dari lokasi lahan milik NA, pengusaha asal kota Pekanbaru. 

Keempat unit alat berat tersebut diduga kuat merambah Kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Desa Danau Sentuk, kecamatan Kampar Kiri Hulu.

Menurut sumber, posisi alat berat yang telah beroperasi kurang lebih satu bulan tersebut berada dalam Kawasan hutan produksi terbatas (HPT) Desa Danau Sentul Kampar Kiri Hulu.

AR Warga Kecamatan Kampar Kiri mengatakan, Alat berat itu sudah beroperasi kurang lebih satu bulan, dirental oleh AN kepada JM. ”Kurang Lebih sudah satu bulan ini alat tersebut masuk dan beroperasi di lahan AN, padahal setau di lokasi tersebut merupakan kawasan hutan, dan masyarakat dilarang untuk menggarapnya, dan memang secara administrasi pemerintahan masuk Desa Danau Sentul. Namun sebaliknya kalau secara adat lahan tersebut termasuk Ulayat Persukuan Datuk Dubalang Tagan Desa Domo. Namun anehnya kok mereka itu bisa menggarapnya,” ucap AR dengan nada heran.                          

Hingga berita ini dirilis, Kepala Desa Danau Sentul, Ridwan belum bisa dikonfirmasi, dihubungi via selulernya di nomor 08238996xxxx tidak mengangkat dan SMS kami juga tidak dibalas. 

Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Danau Sentul Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, diduga menerbitkan sebanyak 50 Surat Keterangan Tanah (SKT) atau seluas 100 hektar di lahan yang diduga merupakan kawasan hutan produksi terbatas (HPT) kepada salah seorang pengusaha asal Pekanbaru berinisial NA.

Terkait masalah alat berat ini, yang diduga beroperasi di Kawasan HPT tersebut. AN sang pemilik lahan, saat dihubungi via SMS mengaku alatnya hanya satu unit, "Maaf Pak, alat kita cuma 1 unit di dalam. Lahan tsb berdasarkan petunjuk dari kehutanan, dan datanya boleh bpk lihat sama pak haji ralin. tks," katanya. (Doni Piliang)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Polda Riau Tinjau Lokasi PT RPJ, Apkasindo Inhu Pasang Badan?
DPRD Inhu Minta Polda dan Kejati Riau Usut Tuntas PT BIP dan PT RPJ
Anggota DPRD Inhu Sebut Pejabat Inhu Penerbit IUP-B PT BIP Bisa Diseret Ke Penjara
Pengelolaan Perhutanan Sosial Berbasis Teknologi Mendukung Masyarakat yang Sejahtera, Unggul dan Berdaya Saing
Terungkap, PT. Tasmapuja Kelola 960 Hektar Lahan Dalam Kawasan Hutan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad