Home  / Lingkungan
Meski Nihil Tim Tetap Pantau Karlahut Rohil, Polisi Lidik Pemilik Lahan
Selasa, 1 Agustus 2017 | 18:08:04
dw/riaueditor.com
Kebakaran Lahan yang terjadi di dekat GOR Batu Enam dan dipadmakan oleh personel Polsek Bangko.
BAGANSIAPIAPI, riaueditor.com - Tim Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) Rohil sukses memadamkan api yang sempat muncul pada awal pekan lalu. Bahkan sebelumnya ada enam titik api, dan kini nihil. Demikian dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohil H Azhar Achmad Ali SE,MSi, Selasa (1/8).

"Laporan dari BMKG pada hari ini sudah nihil dan memang kemarin itu kita berjibaku bersama semua pihak termasuk TNI dan Polri saling berbagi tugas," kata Azhar.

Namun demikian meskipun nihil titik api, pihaknya bersama tim tetap melakukan pemantauan baik daerah-daerah yang sebelumnya terjadi kebakaran maupun lokasi-lokasi yang dianggap rawan. 

"Sekarang ini kita tetap cari tahu kalau laporan BMKG itu tiap pagi dan sore, nah agar tak kebobolan kita cek langsung dan koordinasi bersama tim di lapangan," kata Azhar.

Mantan Asisten III Setdakab Rohil itu menyebutkan, bahwa pihaknya sudah berkali-kali mengeluarkan imbauan baik secara tertulis maupun langsung tentang larangan membakar lahan dan hutan. "Ini akibat ulah para pembuka lahan, dibakar sedikit namun dampaknya luas dan merugikan banyak pihak," ujar Azhar.

Ia menjelaskan bahwa ancaman pidana bagi pembakar lahan dan hutan sesuai dengan Undang-Undang No 41 tahun 1999 tentang kehutanan. Pasal 50 ayat (3) huruf d. Setiap orang dilarang membakar hutan.

Sedangkan pasal 78 ayat (3) berbunyi, barang siapa dengan sengaja melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 ayat (3) huruf D, Diancam dengan pidana penjara paling lama 15 (limabelas) tahun penjara dan denda paling banyak Rp.5.000.000.000 (lima milyar rupiah).

Aturan lainnya pasal 78 ayat (4) barangsiapa karena kelalaiannya melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 ayat (3) huruf d, diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp.1.500.000.000 (satu milyar lima ratus juta rupiah).

"Ancaman denda dan pidananya bisa kita lihat, jadi jangan main-maian dengan membakar dengan sengaja ataupun karena kelalaian pemilik lahan," tegas Azhar.

Kapolsek Bangko, Kompol Agung Triadi SIk berkomitmen akan melakukan lidik terhadap karlahut yang terjadi di wilayah hukum Mapolsek Bangko. Apalagi lahan-lahan yang tak bertuan tidak akan dibenarkan untuk ditanami sebelum diketahui siapa pemiliknya.

"Kita pasang Police Line, seluruh areal yang terbakar bahkan sudah mencapai ratusan hektare seluas mata memandang," tukasnya.(dw)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Coffee Morning Bersama Wartawan, Kapolres Rohil: Kita Siap Dikritik
Sukseskan TMMD, Prajurit dan Masyarakat Rohil Rela Bekerja Walau di Hari Libur
Semangat TNI dan Masyarakat Rohil Dalam TMMD Ke-100 Tak Pernah Pudar
TMMD Ke-100 Kodim 0321 Rohil Capai 50 Persen
TMMD Ke-100 Kodim 0321/Rohil Gelar Penyuluhan Pertanian

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad