Home  / Lingkungan
Warga Padang Diajak Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem
Sabtu, 7 Januari 2017 | 09:02:55
Cuaca Ekstrem/Ilustrasi
PADANG - Warga Kota Padang, Sumatra Barat diajak dan diimbau untuk siap siaga menghadapi kondisi dan dampak dari cuaca ekstrem yang melanda daerah itu dalam beberapa pekan terakhir. Siaga yang dimaksud tidak hanya pada dampak alamnya saja namun juga pada kebutuhan pokok. 

"Baik siap siaga pada kemungkinan bencana alam maupun terhambatnya kebutuhan pokok," kata Wali Kota Padang, Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, di Padang, Sabtu (7/1).

Menurutnya warga bisa menghindari beberapa lokasi yang memungkinkan terjadi bencana seperti menjauhi sungai. Seperti tidak melakukan aktivitas mencuci, mandi di sungai karena dalam cuaca ekstrem saat ini sulit menebak arus sungai bahkan cenderung deras.

Kemudian menghindari berdiri di dekat pohon tinggi dan papan reklame besar atau parkir kendaraan, kemudian bagi yang memiliki pohon tinggi lebih baik dipangkas hingga rendah. "Dengan hujan lebat dan angin kencang kemungkinan buruk akan terjadi, meminimalisasi dampak perlu dilakukan," tambahnya.

Selain itu dia juga mengajak warga untuk siap siaga menghadapi kelangkaan persediaan bahan pokok atau naiknya harga seperti cabai dan bawang. "Seperti yang ada di beberapa daerah ada kemungkinan cuaca ekstrem yang melanda merata di seluruh Indonesia mengganggu panen beberapa pangan," ujarnya.

Dalam hal ini kata dia warga bisa lebih menghemat persediaan bahan pokok tersebut dengan mengurangi masakan atau membuat alternatif makanan dengan minim cabai atau bawang.

"Sebagai langkah antisipatif, kami tetap melakukan pengawasan dan melakukan pembenahan pada fasilitas umum seperti jalan yang mengganggu," kata dia.

Sementara itu sebelumnya Badan Meteoreologi Klimatologi dan Geofisika menyatakan bahwa cuaca ekstrem di Sumbar seperti angin kencang dan hujan lebat diprediksi terjadi hingga akhir Januari.

Perwakilan BMKG Ketaping Budi Samiadji menyebutkan faktor regional lebih mempengaruhi kondisi ekstrem ketimbang cuaca global. Menurutnya pola cuaca di Sumbar ini cukup unik karena akan berganti dari satu pola ke pola lainnya.(ROL)


Sumber : Antara

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Polres Rohil Apel Siaga Kebakaran Hutan Bersama Instansi Terkait
Dipimpin Gubri, Sekda Inhil Ikuti Apel Siaga Satgas Karlahut Tahun 2017
Gubri: Riau Masih Waspada Karlahut
Pj Bupati Kampar: Apel Siaga Karlahut Sesuai Instruksi Presiden RI
Pangdam I/BB: Karlahut Urusan Bersama Bukan Urusan Satu Instansi Saja

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU