Home  / Lifestyle
Menelisik Sosok Pria dalam Kemasan ‘Merokok Membunuhmu’
Rabu, 25 Juli 2018 | 10:02:09
ist.
KUNINGAN - Mungkin sebagian di antara kita banyak yang penasaran, siapa tokoh yang ada di balik iklan di kemasan rokok dengan tulisan "Merokok Membunuhmu". Foto seorang pria yang merokok dengan anak kecil di sampingnya tersebut digambarkan dengan tendensi buruk soal bahaya merokok bagi kesehatan anak.

Baru-baru ini, seorang pria asal Desa Pancalang, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, bernama Dadang Mulya (42) mengaku bahwa foto yang ada pada kemasan rokok tersebut adalah dirinya.

Dadang menjelaskan, kejadian itu bermula pada tahun 2012, ketika ia sedang menonton pertandingan sepak bola di desanya. Saat itu ada sebuah mobil yang tiba-tiba berhenti di depannya, setelah 10 menit berlalu, salah seorang dari mobil tersebut mengambil foto dirinya.

"Tiba-tiba ada mobil berhenti di depan saya, sekitar 10 menit, tiba-tiba ada yang ambil foto. Tadinya saya kira bukan saya yang di foto, soalnya kanan-kiri tidak ada orang. Setelah mengambil foto, mobil itu langsung pergi," ujar Dadang di Padepokan Anti-Galau milik Ustad Ujang Bustomi, di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Selasa (24/7/2018).

Ketika mengetahui fotonya dijadikan gambar pada kemasan rokok, ia mengaku merasa dirugikan, karena dirinya tidak pernah memberi izin pada produsen rokok ataupun pemerintah untuk memasang fotonya. Ia pun akhirnya menunjuk kuasa hukum, agar mendampingi dirinya.

Salah seorang kuasa hukumnya, Dudung Hidayat mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya masih menyiapkan data-data perihal pengakuan Dadang tersebut.

"Saya belum banyak berbincang dengan Pak Dadang, soalnya baru pagi tadi saya menerima SK, ada empat orang kuasa hukum yang mendampingi Pak Dadang. Saat ini kita masih saling berkordinasi dengan Pak Dadang" ujar Dudung.

Jika nantinya data memang sudah dirasa cukup, maka proses hukum akan dilakukan. "Memasang foto tanpa seizin orang yang bersangkutan, maka itu sudah melanggar undang-undang. Adapun kedepannya nanti kita lihat, apakah ada unsur pidana atau perdata. Kita himpun terlebih dahulu informasi yang ada, agar tidak salah menentukan sikap," kata Dudung.


(okezone.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kisah Pilu Calon Mahasiswi yang Diculik Lalu Dipaksa Melayani 20 Pria Sehari
Pria Gangguan Jiwa Masuk Lanud Iswahjudi Magetan Bawa Rp25 Juta
Sesosok Mayat Pria Ditemukan Membusuk Dibelakang Pos Pam Sri Palas
Kaki dan Tangan Pria AS Terpaksa Diamputasi Karena Jilatan Anjing
Diduga Camat dan Kades Bencah Kelubi Terbitkan Surat Tanah Di Kawasan Hutan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad