Home  / Lifestyle
Kehilangan Kaki dan Anak, Penari Ini Menginspirasi Banyak Orang
Senin, 4 Desember 2017 | 16:38:26
KETIKA seseorang bisa bangkit dari keterpurukannya, di situ lah terlihat bagaimana kualitas dirinya. Musibah seberat apapun, ketika dihadapi dengan ikhlas, Anda mungkin tidak akan merasa terbebani dengan masalah tersebut.

Mungkin, sikap tersebutlah yang dirasakan Liao Zhi. Ibu muda ini mungkin tidak akan menyangka nasibnya akan seperti ini. Dalam satu waktu, dirinya langsung merasakan musibah yang bertubi-tubi. Setelah kakinya patah dan harus diamputasi keduanya, kabar duka pun datang dari anak perempuannya.

Ya, kejadian itu terjadi saat 2008 silam. Kala itu, wilayah tempat tinggalnya diterjang gempa yang cukup hebat. Adalah di Sinchua, China. Tidak diketahui seberapa dahsyat getaran tersebut, namun kabar nenjelaskan bahwa rumah dan seluruh bangunan di wilayah itu amblas tertimbun tanah.

Dikabarkan viral4real, kejadian menyeramkan tersebut langsung merenggut nyawa mertua dan anak perempuannya yang masih berusia 10 bulan. Reruntuhan bangunan juga membuat kaki Liao harus segera diamputasi karena tubuhnya tertimbun bangunan rumahnya sendiri.

Penderitaan Liao yang berprofesi sebagai penari belum berhenti sampai di situ. Setelah dirinya harus menelan pil pahit kehidupan, suaminya yang mungkin harta satu-satunya yang dia miliki pun pergi meninggalkan Liao tanpa sebab. Keterpurukan itu pun menjadi-jadi.

Ya, Liao tidak pernah menyerah. Dia tidak hanya terus menari, dia dan rekan tariannya mengalahkan puluhan pemain dari seluruh China. Beruntung, Liao dan rekannya memenangkan hadiah juara pertama di acara reality show CCTV "Dance Out My Life" pada tahun 2013.

Tak hanya itu, ketika gempa lain melanda China 5 tahun kemudian, Liao secara sukarela membantu orang-orang yang terkena dampak gempa tersebut, mengingat betapa menghancurkannya bagi dirinya kejadian tersebut. Dia bertekad untuk membantu mereka bahkan dengan kondisi dirinya mengenakan kaki palsu.

Bertahun-tahun setelah pernikahannya gagal, dia akhirnya bertemu dengan pria yang benar-benar mencintainya, dan mereka segera mengikat janji sehidup semati. Meski kehilangan kedua kakinya, Liao mampu berdiri dan menunjukkan kepada orang bahwa segala sesuatu akan indah pada waktu dengan tekad dan motivasi. Percayalah!

Namun, putus asa bukan lah sikap yang dia miliki. Liao bangkit dan tetap menjalani hidup. Dia pernah berpikir untuk menyerah di saat masalah itu datang silih berganti. Tapi, perjuangan ayahnya yang membantu Liao membangkitkan semangat hidupnya.

Ya, saat musibah gempa itu datang, ayah Liao terus-menerus memanggil namanya sambil menggali reruntuhan.

Liao terkubur di bawah tanah yang dalam sehingga tidak ada yang benar-benar bisa membantunya. Saat ayahnya dan regu penyelamat lainnya berusaha keras untuk menggalinya, gempa susulan kembali datang.

Keajaiban datang. Usaha ayahnya dalam menyelamatkan Liao pun membuahkan hasil. Pencarian itu pun menemukan titik cerahnya. Liao ditemukan di bawah reruntuhan dengan kondisi yang memprihatinkan. Kakinya tertimbun bangunan sehingga dirinya harus merelakan dua kakinya sekaligus untuk diamputasi.

Setelah itu, pengobatan pun ditempuh Liao. Dirinya menerima takdir yang memang harus dia jalani. Tidak ingin terpuruk, Laio pun belajar menggunakan kaki palsu sekaligus belajar menari. Sampai akhirnya hidupnya berubah sekarang!


(ful)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Jokowi Sebut Guru PKn dan Agama Kebanyakan
Orang Kaya di Bumi Semakin Banyak, dengan Total Kekayaan Rp3.790.895 Triliun
Populasi Orangutan Liar di Kalimantan Cenderung Menurun
Jokowi: Negara Kita Terlalu Banyak Aturan, Saya Saja Pusing
Kecelakaan di Bunga Raya, Orang Tua ASN Bengkalis Tutup Usia

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad