Home  / Lifestyle
Field Trip FKI 2017, Ini Ungkapan Sjaak Dekleen Delegasi Dari Belanda
Senin, 11 September 2017 | 21:14:07
aditya
Sjaak Dekleen, delegasi dari Belanda mencoba mengupas sabut kelapa.
TEMBILAHAN, riaueditor.com - Pada Field Trip yang dilaksanakan sebagai salah satu agenda kegiatan dalam Festival Kelapa Internasional (FKI) Tahun 2017, Bupati Inhil HM Wardan dan para delegasi Asian Pacific Coconut Community (APCC) mengikuti kegiatan panen kelapa bersama warga di Parit Tanjung Pasir, Kelurahan Tanjung Pidada, Kecamatan Tempuling, Senin (11/09/2017) pagi.

Sebelum proses memanen dimulai, Bupati Wardan tidak lupa mengajak peserta dan para delegasi untuk memperagakan salam khas, salam lima jari "salam kelapa". 

"Salam kelapa, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kelapa yang ada di sana langsung kita hanyutkan," ujar Bupati Inhil memulai proses menghilirkan kelapa yang disambut riuh meriah delegasi dan masyarakat sekitar yang antusias menyaksikan.

Setelah kelapa hanyut dari hulu ke hilir menuju tempat yang telah dipersiapkan, kelapa yang berada di dalam kanal selanjutnya dinaikkan ke darat dengan cara ditombak untuk dimasukkan kedalam ambung atau keranjang yang biasanya disandang di punggung.

Dalam proses menikkan kelapa dari kanal, Bupati Inhil pun tak mau ketinggalan mencoba proses menombak kelapa tersebut, bersama Direktur Eksekutif APCC Mr. Uron N. Salum dan delegasi negara lainnya, Bupati Inhil dengan cekatan menombak kelapa di permukaan kanal.

Setelah ambung terisi penuh, selanjutnya kelapa dibawa ke tempat proses menyolak atau mengupas untuk kemudian diolah dengan dibawa ke pabrik.

Hampir seluruh delegasi dari berbagai negara tampak mencoba proses menyalak tersebut, seperti delegasi dari India yang tampak mahir dalam menyalak, begitu juga Edy Hariyanto Sindrang yang turut hadir dan tampak mahir melakukan proses tersebut.

Dalam kesempatan ini, dikatakan Wardan, dibawanya para tamu dari luar ini ditujukan untuk melihat langsung perkebunan kelapa dan menyaksikan kehidupan masyarakat yang bertani kelapa. 

"Itulah kehidupan masyarakat kita,  tempat yang kita kunjungi ini bukan tempat yang baik, masih ada yang lebih baik,  kita bisa ke Pulau Nurung,  di sana perkebunan sudah tertata dengan baik,"katanya.

Namun demikian, tamu yang dibawa Bupati Wardan itu merasa sangat puas dan senang telah berada dan menyaksikan langsung proses panen kelapa, seperti yang diungkapkan delegasi dari Belanda, Sjaak Dekleen, yang merasa sangat senang dengan perjalanan menuju kebun kelapa masyarakat serta bisa mengikuti dan mencoba setiap tahapan memanen kelapa. 

"Saya sangat bahagia melihat antusias masyarajat di sini, mungkin saya akan kembali, dan saya akan menceritakan kepada orang-orang di negara saya," ujarnya. (afs)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Prestasi Terbaik TNI AD Juara Lomba Tembak Internasional AARM Ke-27
Dua Dosen Unimed Paparkan Hasil Penelitiannya Di Simposium Internasional di Bandung
Tingkatkan Infrastruktur Pulau Rupat, Bupati Amril Minta Dukungan Gubri
Konferensi Internasional Hasilkan The Jakarta Call To Action
Menkes RI Tutup Konferensi Internasional dan TTX 2017

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad