Home  / Lifestyle
Studi: Berlebihan Gunakan Medsos Bisa Ganggu Kesejahteraan Emosi
Minggu, 25 Desember 2016 | 00:21:58
pixabay
Remaja mengakses media sosial lewat gawainya.
JAKARTA - Satu hasil studi terbaru menemukan, penggunaan media sosial secara berlebihan tanpa terhubung dengan orang lain bisa menganggu kesejahteraan emosi seseorang. Dampaknya orang tersebut dapat lebih cenderung merasa sengsara atau tidak bahagia. 

Studi tersebut, yang disiarkan baru-baru ini di jurnal Cyberpsychology, Behavior and Social Networking, dilakukan oleh para peneliti di University of Copenhagen terhadap lebih dari 1.000 peserta, kebanyakan perempuan.

Hasil itu menunjukkan bahwa penggunaan rutin jejaring sosial seperti Facebook dapat "secara negatif mempengaruhi kesejahteraan emosi orang dan kepuasan pada hidup".

Menghabiskan waktu terlalu lama pada posting media sosial orang lain dapat menciptakan "perbandingan sosial yang tidak realistis", yang menimbulkan kemerosotan semangat dan rasa iri, kata studi tersebut, sebagaimana diberitakan Xinhua, Sabtu (24/12).

Bukannya menghabiskan waktu di media sosial, para peneliti mendorong orang untuk secara aktif terlibat dalam percakapan dan berhubungan dengan orang lain, yang tampaknya menjadi pengalaman yang jauh lebih positif.

Studi tersebut menyarankan jeda sejenak dari media sosial, satu pekan misalnya --tindakan yang bisa membantu meningkatkan kesejahteraan mental.(ROL)

Sumber : Antara

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Ini Penjelasan Bupati Wardan Tentang Pengakuan Hutang yang Beredar di Medsos
Yusril: Sulit Mencari Pinjaman, Pemerintah Gunakan Dana Haji
Capai 2 Miliar, Facebook Jadi Medsos dengan Jumlah Pengguna Terbesar di Dunia
Cina Larang Muslim Uighur Gunakan Nama Islam
Niat Melamar Jadi Polisi, Tujuh Orang Ini Malah Ditangkap

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU