Home  / Khazanah
Larangan Menzalimi Diri Sendiri pada Bulan Muharam, Ini Ayatnya!
Rabu, 20 September 2017 | 19:12:44
(Foto: Americanlookout)
Ilustrasi
SETIAP bulan dalam kalender Islam memiliki masing-masing keutamaan. Termasuk pada Bulan Muharam yang merupakan bulan pertama sesuai hitungan kalender Hijriah.

Muharam berasal dari bahasa Arab, asal kata Al-Muharram yang artinya adalah waktu yang diharamkan. Maksudnya adalah bulan yang dilarang untuk menzalimi diri sendiri dan berbuat dosa.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

"Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu di keempat bulan itu” (QS. At-Taubah: 36)

Diterangkan pula dalam hadits, yang diriwayatkan dari Abu Bakrah radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Setahun terdiri dari dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram, tiga berurutan, yaitu: Dzul-Qa’dah, Dzul-Hijjah dan Al-Muharram, serta RajabMudhar yang terletak antara Jumada dan Sya’ban.“ (HR. Al-Bukhari : 3197 dan Muslim : 1679/4383).

Dikutip dari Tafsir ibnu Abi hatim VI/1793, Qatadah rahimahullah pernah berkata,

“Sesungguhnya berbuat kezaliman pada bulan-bulan haram lebih besar kesalahan dan dosanya daripada berbuat kezaliman di selain bulan-bulan tersebut. Meskipun berbuat zalim pada setiap keadaan bernilai besar, tetapi Allah membesarkan segala urusannya sesuai apa yang dikehendaki-Nya.”

Rasulullah SAW bersabda tentang larangan menzalimi diri sendiri. Bahwa, orang-orang tersebut bukan termasuk golongannya.

"Bukan termasuk golonganku orang yang menampar-nampar pipinya, merobek-robek baju dan berteriak-teriak seperti teriakan orang-orang di masa Jahiliyah." (HR Al-Bukhari 1294).

Selain dilarang menzalimi diri sendiri, pada bulan Muharam juga dilarang berperang. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

“Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka Bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka.” (QS At-Taubah: 5).


(vin/okezone)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Pemko Pekanbaru Buka Assesment Bagi Pejabat Tinggi Pratama
Pengurus Granat Kota Pekanbaru Segera Dilantik
‘Rumah’ Baru Tahanan KPK
DPRD Sahkan APBD-P Pekanbaru Tahun 2017 Sebesar 2,62 T
Anggota DPD RI Gelar Dialog Publik, Kinerja Wako Pekanbaru Kembali Disorot

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad