Home  / Kesehatan
Tak Disangka, Polusi Udara Bisa Picu Orang Terkena Diabetes
Senin, 2 Juli 2018 | 21:03:01
ist.
WASPADAI bagi penduduk yang tinggal di negara berpolusi tinggi, terutama di kota-kota besar. Penelitian baru menyebutkan bahwa kondisi udara yang tidak sehat bisa memicu penyakit diabates. Apa kaitannya?

Penelitian baru ini menghubungkan polusi udara di luar ruangan, meski tidak terlalu berbahaya bagi tubuh tetap meningkatkan risiko diabetes secara global. Beberapa peneliti dari Washington University School of Medicine di St Louis akan menjelaskan lebih lanjut.

"Penelitian kami menunjukkan hubungan yang signifikan antara polusi udara dan diabetes secara global," kata Penulis Senior Studi di Washington University Ziyad Al-Aly, dilansir Sciencedaily, Senin (2/7/2018).

Semakin banyak bukti yang menunjukkan adanya keterkaitan antara polusi udara dan diabetes. Selama dua dekade terakhir, ada banyak penelitian tentang kaitan masalah tersebut. Temuan ini diterbitkan 29 Juni di The Lancet Planetary Health.

Diabetes adalah salah satu penyakit yang tumbuh paling cepat, mempengaruhi lebih dari 420 juta orang di seluruh dunia dan 30 juta orang Amerika. Pemicu umum yang kerap menyebabkan diabetes termasuk konsumsi makanan yang tidak sehat, memiliki gaya hidup tidak sehat, dan kegemukan, dan sebagainya.

Untuk mengevaluasi polusi udara di luar ruangan, para peneliti melihat partikel, debu mikroskopis, kotoran, asap, hingga tetesan cairan di udara. Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa partikel semacam itu dapat memasuki paru-paru dan menyerang aliran darah. Kemudian berkontribusi pada kondisi kesehatan utama seperti penyakit jantung, stroke, kanker dan penyakit ginjal.

Pada diabetes, polusi udara itu dianggap mengurangi produksi insulin dan memicu peradangan. Selain itu juga mencegah tubuh mengubah glukosa darah menjadi energi yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan.

Secara keseluruhan, para peneliti memperkirakan bahwa polusi berkontribusi terhadap 3,2 juta kasus diabetes baru secara global pada tahun 2016, Diperkirakan pula sebanyak bahwa 8,2 juta orang menderita diabetes karena paparan polusi udara.

Para peneliti juga menemukan bahwa keseluruhan risiko diabetes yang terkait dengan polusi udara lebih condong ke negara-negara berpenghasilan rendah, seperti India. Juga beberapa negara yang memiliki paparan polusi udara tinggi yakni Afghanistan, Papua Nugini dan Guyana.


(okezone.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Pentingnya Terapi Insulin Bagi Penderita Diabetes
Kogasgabpad Lakukan Penyemprotan Disinseksi Melalui Udara di Kota Palu
Peneliti: Polusi Udara Risiko Tingkatkan Penyakit Ginjal Kronik
Bakamla RI Lanjutkan Pantauan Kamla Via Udara Ke Perairan Zona Tengah
Bahaya! Pembatasan 500 Barang Impor Bisa Picu Sanksi WTO

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad