Home  / Kesehatan
Terapi Stem Cell Bikin Pria Terbebas dari Ancaman Disfungsi Ereksi?
Selasa, 22 Mei 2018 | 01:08:48
Ilustrasi (Foto: Snopes)
PRIA kerap bingung jika dirinya mengalami disfungsi ereksi. Kini tak usah khawatir, karena ada terapi stem cell yang dianggap aman daripada harus minum Viagra.

Para peneliti tengah mengembangkan sebuah terapi stem cell, yang diklaim bisa membantu memperbaiki kerusakan saraf Mr P, yang memicu sejumlah masalah. Salah satu yang paling dikhawatirkan ialah disfungsi ereksi yang memalukan.

Sementara ini, pria biasanya mengandalkan Viagra untuk mengatasi masalah tersebut. Tapi tinggalkan obat-obatan itu karena punya efek samping khusus.

Peneliti Denmark mengembangkan bidikan yang menggunakan sel induk untuk membantu para pria dengan disfungsi ereksi. Surat kabar TheTimes melaporkan, terapi stem cell itu sedang diuji pada pria dengan masalah kanker prostat dan untuk mereka yang sulit mempertahankan ereksi.

Pengobatan stem cell itu digadang-gadang berhasil memulihkan fungsi seksual dalam penelitian skala kecil, yakni menyasar 8 pria. Namun, tim masih menunggu hasil dari 12 pria lagi. Tetapi mereka percaya perawatan ini bisa mengatasi disfungsi ereksi.

Dalam studinya, dokter mengekstrak sel-sel lemak dari perut pasien. Kemudian mereka menggunakan mesin untuk mengisolasi sel-sel induk dari lemak, dan menyuntikkannya ke pangkal Mr P.

Direktur Pusat Pengobatan Regeneratif Denmark Dr Soren Sheikh menjelaskan kepada The Times, bahwa pasien yang kelenjar prostatnya diangkat karena kanker sering memiliki saraf dan kerusakan pembuluh darah di Mr P bisa terjadi penyusutan.

"Injeksi sel punca dapat membalikkan ini dan mengembalikan fungsinya penuh," kata Dr Sheikh, dilansir Menshealth, Selasa (22/5/2018).

Tapi soal ukuran Mr P apakah bisa diubah dengan menggunakan terapi sel punca ini, masih dilakukan tahap penelitian selanjutnya. Sebab, hasil studinya belum dipublikasikan sekarang. Tapi nanti dalam ajang European Society for Human Reproduction and Embryology meeting pada Juli 2018 akan diungkapkan.

Seperti yang telah dijelaskan oleh seorang pakar kepada MensHealth.com, sel induk meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyembuhkan segala macam masalah kejantanan seorang pria.

"Sel punca tidak terlalu berguna untuk menambah volume atau panjang pada suatu area," ujar Ahli Bedah di Rapaport Plastic Surgery Dr Darren Smith.

Sementara itu, disfungsi ereksi merupakan masalah umum yang dihadapi seorang pria dewasa. Menurut Cleveland Clinic, penyakit ini akan berdampak pada sekira 40% pria, pada saat mereka berusia 40 tahun. Lalu, hampir 70% pria mengalaminya di usia 70 tahun. Jika perawatan baru ini terbukti aman dan efektif, pasti itu bisa membantu jutaan orang.

"Uji coba ini terlihat bagus, tetapi masih ada jalan untuk pergi," kata Dr Sheikh.

(okezone.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Bakamla RI-Telkom Tandatangani Kerjasama Sistem Komunikasi Kabel Laut
Bank Riau Kepri Raih Peringkat Satu Nasional Service Excellence BPD se-Indonesia 2018
Ketum Dharma Pertiwi: Sistem Pertanian Organik Tingkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan
Bakamla RI Perkuat Strategi Sistem Peringatan Dini
2018, Bengkalis Terapkan Sistem Aplikasi Non Tunai BRK

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad