Home  / Jagad Unik
28 Juli Gerhana Bulan Total Terlama, Umat Islam Diajak Salat Khusuf
Rabu, 25 Juli 2018 | 17:04:28
(Antara)
Gerhana bulan di Bali pada 8 Oktober 2014
JAKARTA - Gerhana bulan total (GBT) atau khusuful qamar terlama sepanjang abad ini diprediksi akan terjadi pada 28 Juli 2018. Seluruh kawasan Indonesia akan bisa mengamati fenomena alam tersebut. Kementerian Agama (Kemenag) mengajak umat Islam salat gerhana bulan (khusuf) saat gerhana terjadi.

Dirjen Bimas Islam Kemenag, Muhammadiyah Amin mengatakan awal gerhana diperkirakan mulai pukul 01.24 hingga 05.19 WIB. "Puncak gerhana akan terjadi pada pukul 03.21.44 WIB, dan akhir gerhana bulan total pada pukul 04:13:12 WIB," ujarnya seperti dikutip Okezone dari laman resmi Kemenag, Rabu (25/7/2018).

Ditjen Bimas Islam telah menerbitkan seruan kepada para Kepala Kanwil Kemenag agar menginstruksikan kepada jajarannya serta para ulama, pimpinan ormas Islam, imam masjid, aparatur pemerintah daerah dan masyarakat untuk melaksanakan salat khusuf atau gerhana bulan parsial di wilayahnya masing-masing.

"Pelaksanaan salat gerhana disesuaikan dengan situasi dan kondisi daerahnya masing-masing," katanya.

Adapun tatacara Salat Gerhana adalah sebagai berikut:

a. Berniat di dalam hati;

b. Takbiratul ihram, yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa;

c. Membaca do'a iftitah dan berta'awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dilanjutkan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaharkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah: "Nabi Saw. menjaharkan (mengeraskan) bacaannya ketika shalat gerhana."(HR. Bukhari no. 1065 dan Muslim no. 901);

d. Kemudian ruku' sambil memanjangkannya;

e. Kemudian bangkit dari ruku' (i'tidal) sambil mengucapkan "Sami'allahu Liman Hamidah, Rabbana Wa Lakal Hamd";

f. Setelah i'tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama;

g. Kemudian ruku' kembali (ruku' kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku' sebelumnya;

h. Kemudian bangkit dari ruku' (i'tidal);

i. Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku', lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali;

j. Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka'at kedua sebagaimana raka'at pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya;

k. Salam.

Setelah itu imam menyampaikan khutbah kepada para jamaah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdoa, beristighfar, bersedekah.


(okezone.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Catat Tanggalnya, Ini Penampakan Cantik Bulan Selama Agustus 2018
Akan Terjadi Gerhana Bulan Total, Umat Islam Diajak Salat Khusuf
Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap 6 Anak Di Tenayan Raya Serahkan Kasus Hukumnya Berjalan
Punya Sakit Maag, Begini Kebiasaan Makan Jenahara di Bulan Puasa
Viral, Pengemudi Halangi Mobil Ambulans

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad