Home  / Iptek
Datangkan 3 Narasumber, STIE Bengkalis Taja Seminar Nasional
Sabtu, 24 Februari 2018 | 16:51:07
Diskominforsantik Bengkalis
Seminar Nasional STIE Syari’ah Bengkalis Sabtu 24 Februari 2018, bertempat di Aula STIE Syari’ah Bengkalis, Riau.
BENGKALIS, riaueditor.com - Bupati Bengkalis, Amril Mukminin diwakili Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Bengkalis Emri Juli Harnis secara resmi membuka seminar Nasional tentang integrasi perguruan tinggi dan industri keuangan dalam menyikapi terbentuknya audit syari’ah di Indonesia, Sabtu 24 Februari 2018, bertempat di Aula STIE Syari’ah Bengkalis.

Seminar nasional yang digelar Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Syari’ah Bengkalis mendatangkan 3 narasumber yang ahli dalam hal regulasi audit syariah. yaitu Drs. H. Afrizal Zen, DR. Akhmad Affandi Mahfudz dan Ince Nopica.

Dalam arahan Bupati Bengkalis Amril Mukminin yang diwakili Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Bengkalis Emri Juli Harnis mengatakan, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengapresiasi pelaksanaan kegiatan seminar nasional yang digelar STIE Syari’ah Bengkalis, mengingat industri keungan syariah menjadi salah satu faktor penting dalam menopang perekonomian Negara.

Sambung Bupati Amril pada dasarnya industri keuangan syariah memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan entitas konvesional karena selain harus memenuhi prinsip-prinsip akuntasi umum, lembaga keuangan syariah juga harus menjaga kepatuhan terhadap prinsip-prinsip dan aturan syariah dalam pengelolaanya.

"Penerapan prinsip-prinsip dan aturan syariah dalam industri keuangan syari’ah dimaksudkan dalam dalam rangka melindungi pemangku kepentingan (Stakeholder) industri keuangan syariah, terutama masyarakat luas," kata Amril.

Untuk itu, tambah orang nomor satu Bengkalis itu, pelaksanaan audit harus bisa memastikan kepatuhan lembaga keuangan syariah melaksanakan kegiatannya sesuai dengan tata kelola syariah, sehingga pada gilirannya dapat meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingannya, hal ini sangat penting mengingat salah satu kunci keberhasilan pengelolaan industri keuangan berbasis syariah adalah trust atau amanah.

Menurutnya, perkembagan industri keuangan syariah di Indonesia tentunya memerlukan dukungan  sumber daya manusia (SDM) andal yang mampu memahami prinsip-prinsip kesyariahan, hal tersebut merupakan peluang bagi perguruan tinggi sebagai tempat mempersiapkan sumber daya manusia khususnya SDM keuangan syariah.

Melalui seminar nasional yang digelar STIE Syari’ah Bengkalis ini, Bupati Amril berharap dapat memberikan kontribusi dalam upaya sinergitas peran perguruan tinggi guna mendukung perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia, terlebih lagi dalam seminar kali ini dihadirkan sejumlah narasumber yang ahli dalam hal regulasi audit syariah.

Diakhir acara penyerahan cendramata dari STIE Syari’ah Bengkalis kepada narasumber, yang diserahkan Ketua STIE Syari’ah Bengkalis Khodijah Ishak kemudian dilanjut dengan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Bengkalis Emri Juli Harnis.***

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Keren, Putra Indonesia Jadi Wasit Laga Sepak Bola Internasional
CEO Bank Muamalat Ajak Milenial Hijrah ke Bank Syariah
Tim Penilai Verifikasi Nasional Kunjungi SMPN 26 Pekanbaru
Yuyun dan Ardo jadi Pembicara Di Seminar Kirab Pemuda 2018
Pembangunan Proyek Strategis Nasional di Riau Terancam Ditunda

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad